470,80 Ribu Penduduk Riau Masih Miskin, BPS: Kemiskinan Naik di Perdesaan

Rabu, 19 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Kabar baik datang dari kondisi kemiskinan di Provinsi Riau. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Riau mengalami penurunan pada Maret 2026 dibandingkan September 2025.

Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi mengatakan, jumlah penduduk miskin Riau pada Maret 2026 tercatat sebanyak 470,80 ribu orang. Angka tersebut berkurang 4,77 ribu orang dibandingkan September 2025.

"Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau mencapai 470,80 ribu orang. Dibandingkan September 2025, jumlah tersebut turun sebanyak 4,77 ribu orang," ujar Asep, Rabu (19/8/2026).

Sejalan dengan penurunan jumlah tersebut, persentase penduduk miskin Riau juga turun. Pada Maret 2026, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 6,19 persen, atau turun 0,11 persen poin dibandingkan September 2025 yang berada pada angka 6,30 persen.

Namun, jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2025, situasinya sedikit berbeda. Jumlah penduduk miskin justru bertambah 9,84 ribu orang, sedangkan persentasenya meningkat 0,03 persen poin.

Asep menjelaskan, perkembangan kemiskinan Riau dalam beberapa tahun terakhir memang mengalami fluktuasi. Salah satu kenaikan cukup terlihat terjadi pada September 2022 yang dipengaruhi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kemudian pada Maret 2024, jumlah penduduk miskin kembali mengalami peningkatan. Setelah itu, persentase kemiskinan berangsur turun sejak September 2024 hingga Maret 2025, sebelum kembali meningkat pada September 2025.

"Secara umum, tingkat kemiskinan di Riau selama periode Maret 2022 sampai Maret 2026 mengalami fluktuasi, baik dari sisi jumlah maupun persentasenya," jelasnya.

Di balik penurunan angka kemiskinan secara keseluruhan, terdapat kondisi yang perlu menjadi perhatian, terutama di wilayah perdesaan.

BPS mencatat jumlah penduduk miskin di perkotaan pada September 2025 hingga Maret 2026 turun cukup signifikan, yakni sebanyak 9,54 ribu orang.

Sebaliknya, jumlah penduduk miskin di perdesaan justru meningkat 4,77 ribu orang dalam periode yang sama.

Kondisi tersebut juga terlihat dari persentase kemiskinan. Di perkotaan, angka kemiskinan turun dari 5,61 persen pada September 2025 menjadi 5,26 persen pada Maret 2026. Sementara di perdesaan, persentase penduduk miskin meningkat dari 6,76 persen menjadi 6,83 persen.

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di Sumatra, posisi Riau juga berada di antara daerah dengan tingkat kemiskinan relatif rendah.

Persentase penduduk miskin tertinggi di Sumatra tercatat berada di Aceh sebesar 12,34 persen, disusul Bengkulu sebesar 11,83 persen.

Sementara tingkat kemiskinan terendah terdapat di Kepulauan Riau dengan 4,09 persen. Riau sendiri berada pada angka 6,19 persen pada Maret 2026.

Dari sisi jumlah, Sumatera Utara menjadi provinsi dengan penduduk miskin terbanyak di Sumatra, yakni mencapai 1,11 juta orang. Sedangkan jumlah penduduk miskin paling sedikit tercatat di Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 74,61 ribu orang.