53 Lokasi Baru Disiapkan, Pemprov Riau Bidik Program Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Senin, 21 September 2026

BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan 53 usulan lokasi baru untuk program Kampung Nelayan Merah Putih yang akan diajukan kepada pemerintah pusat pada tahun anggaran 2027.

Usulan tersebut merupakan hasil inventarisasi awal Pemprov Riau bersama dinas perikanan dari seluruh kabupaten dan kota di Riau dalam rangka rapat koordinasi persiapan pengajuan program tahun 2027.

Sementara itu, untuk pelaksanaan program tahun anggaran 2026, Pemprov Riau mencatat sebanyak 19 titik calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih telah resmi menandatangani Surat Perjanjian Mulai Kerja (SPMK).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau, Indra Putra, mengatakan dari 36 lokasi yang diajukan sebelumnya, sebanyak 23 lokasi telah disetujui oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk dibangun sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.

“Alhamdulillah, 23 lokasi telah ditetapkan memenuhi syarat dibangun Kampung Nelayan Merah Putih. Dari jumlah itu, 19 lokasi sudah melaksanakan kontrak kerja atau SPMK,” kata Indra Putra, Jumat (18/9/2026).

Ia meminta daerah yang lokasinya telah ditetapkan namun belum menyelesaikan proses kerja sama agar segera menindaklanjuti kontrak pekerjaan.

“Kami berharap sisa lokasi yang belum melakukan perjanjian kerja sama agar segera melaksanakan kontrak kerja,” ujarnya.

Untuk pengajuan tahun 2027, Indra berharap pemerintah kabupaten dan kota dapat memperkuat sinergi sehingga jumlah lokasi yang diusulkan dapat terus bertambah.

“Diharapkan sinergitas dari pemerintah kabupaten dan kota, sehingga usulan lokasi akan bertambah untuk meraih peluang memperoleh pembangunan yang lebih besar,” katanya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional yang diarahkan untuk mendorong transformasi kawasan pesisir menjadi wilayah yang lebih modern, produktif, dan terintegrasi.

Program tersebut mencakup penyediaan berbagai sarana pendukung sektor perikanan guna meningkatkan aktivitas dan perekonomian masyarakat pesisir.

Di Riau, salah satu lokasi pelaksanaan program tahap II tahun 2025 berada di Desa Pambang Pesisir, Kabupaten Bengkalis. Pembangunan di lokasi tersebut dilaporkan telah rampung 100 persen pada 1 September 2026.