54 Baby Tank Ditemukan di Gudang Tenayan Raya, Diduga Terkait Penimbunan BBM

Sabtu, 03 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Puluhan wadah berukuran besar ditemukan dalam sebuah gudang di Jalan Temupuri, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Temuan tersebut kini diperiksa untuk memastikan jenis cairan yang tersimpan serta dugaan adanya aktivitas penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

Pemeriksaan dilakukan pada Jumat (2/10/2026). Petugas menemukan sekitar 54 baby tank berkapasitas masing-masing 1.000 liter.

Selain itu, terdapat 10 drum merah dengan kapasitas sekitar 210 liter dan empat drum biru berkapasitas sekitar 240 liter.

Sejumlah wadah masih berisi cairan dengan warna yang berbeda. Namun, jenis dan kandungan cairan tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pemeriksaan secara visual.

Kapolsek Tenayan Raya AKP Ronny Reduansyah mengatakan, pihaknya bersama Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengecekan awal di lokasi.

"Kami bersama dengan Patra Niaga melakukan pengecekan. Untuk memastikan jenis BBM-nya, akan diambil sampel dan diperiksa di laboratorium," ujar Ronny.

Menurut Ronny, gudang tersebut selanjutnya akan diamankan dan disegel. Pihak yang diduga sebagai pemilik atau pengelola gudang juga akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Sales Area Pertamina Patra Niaga Riau, Heri, mengatakan pemeriksaan awal yang dilakukan pihaknya masih sebatas visual.

Sampel cairan kemudian dibawa ke Depot Siak untuk dilakukan analisis lebih lanjut.

"Ini masih dugaan penimbunan BBM. Kami akan mengambil sampel untuk mengetahui jenis BBM-nya dan selanjutnya akan diinformasikan secara resmi," kata Heri.

Sementara itu, Panglima Pucuk DPP LLMB Datuk Ismail Amir mengatakan, penelusuran dilakukan setelah adanya keluhan masyarakat mengenai kelangkaan BBM, khususnya solar.

"Kalau pemerintah tidak bisa bergerak, ya kita rakyat yang bergerak. Kami satukan visi, kami turun ke lokasi," kata Ismail.

Ia menyebut temuan tersebut perlu ditindaklanjuti agar dugaan aktivitas yang dapat merugikan masyarakat dapat diketahui secara jelas.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan jenis cairan yang ditemukan, termasuk memastikan apakah cairan tersebut merupakan BBM bersubsidi atau bukan.

Sumber: iniriau.com