
BUALBUAL.com - Abrasi yang terjadi di bantaran Sungai Indragiri kembali memakan korban. Sedikitnya empat rumah warga dan satu bangunan Rumah Tahfiz di Dusun II Sungai Udang, Desa Sungai Niur, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, hanyut setelah tanah di bawah bangunan amblas pada Selasa (14/7/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika kondisi air sungai sedang surut. Warga menyebut tebing sungai yang selama ini terus tergerus abrasi akhirnya tidak lagi mampu menahan beban bangunan di atasnya. Dalam hitungan detik, tanah longsor dan menyeret rumah-rumah beserta sebuah Rumah Tahfiz ke aliran sungai.
Momen mengerikan itu sempat direkam warga melalui siaran langsung di media sosial Facebook. Video tersebut memperlihatkan bangunan roboh satu per satu sebelum akhirnya hanyut terbawa arus.
Data sementara yang dihimpun dari warga menyebut rumah yang hanyut merupakan milik Husin, Madong, Hj. Tijah, dan Mariati. Selain itu, sebuah bangunan Rumah Tahfiz juga ikut ambruk akibat longsor.
Tidak hanya bangunan yang telah hanyut, beberapa rumah lain di sekitar lokasi kini berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Abrasi yang masih terus berlangsung dikhawatirkan akan memicu longsor susulan jika tidak segera dilakukan penanganan.
Petugas dari pemerintah desa bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir dan instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian maupun adanya korban jiwa.
Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga terdampak sekaligus membangun pengaman tebing atau langkah mitigasi lainnya agar abrasi tidak terus mengancam permukiman di sepanjang bantaran sungai.