
BUALBUAL.com - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), khususnya yang berada di kawasan Tembilahan, diminta menghentikan sementara berbagai aktivitas luar rumah, terutama saat berkendara. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi banjir rob pada hari ini, Minggu (07/12/2025), terpantau semakin tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Peringatan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ari Surya, saat melakukan patroli serta operasi penanganan banjir rob di sepanjang Jalan Parit 6, Kecamatan Tembilahan Hulu. Dalam pantauannya, ketinggian air terus meningkat dan mulai menghambat aktivitas warga, terutama pengendara roda dua maupun roda empat.
“Untuk masyarakat yang berkendara, kami imbau untuk sementara agar tidak melintas di Jalan Parit 6 Tembilahan Hulu, karena saat ini posisi air sedang tinggi-tingginya,” jelas mantan Kabag Humas Pemkab Inhil tersebut.
Ari meminta masyarakat agar bersabar menunggu hingga kondisi air kembali turun. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas, mengingat sudah banyak kendaraan yang mengalami mogok akibat memaksa melintas di jalan yang tergenang cukup dalam.
“Jika ingin melintas, bisa setelah Magrib. Saat ini sudah banyak kendaraan yang mogok melintasi jalan ini,” tambahnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa banjir rob hari ini diperkirakan lebih tinggi dari biasanya. Hal itu dipicu oleh informasi terbaru dari Basarnas mengenai naiknya permukaan air di bagian hulu sungai. Sementara itu, wilayah tengah hingga hilir Inhil juga diguyur hujan, sehingga debit air meningkat signifikan.
“Semalam kami dapat informasi dari Basarnas bahwa air di hulu sungai naik. Di tengah Inhil dan di hilir terjadi hujan. Jadi hari ini kami menurunkan tim TRC dengan kekuatan penuh, standby di beberapa titik rawan banjir di Tembilahan,” tutupnya.