Akhirnya! Atap Bocor, Toilet Rusak dan Jalan Pasar Terubuk Masuk Daftar Perbaikan

Kamis, 15 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Kondisi fasilitas Pasar Terubuk Bengkalis yang memprihatinkan kembali menjadi sorotan. Setelah keluhan pedagang terkait kerusakan atap yang menyebabkan air hujan masuk ke area pasar, kini kondisi toilet yang tidak dapat digunakan turut menambah persoalan bagi pedagang maupun pengunjung.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis memastikan perbaikan sejumlah fasilitas pasar direncanakan pada 2027.

Rehabilitasi itu mencakup atap pasar yang mengalami kerusakan berat, toilet yang tersumbat, hingga jalan masuk menuju pasar.

Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, Zulpan, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai kerusakan fasilitas Pasar Terubuk, baik dari pedagang maupun konsumen.

Menurutnya, persoalan tersebut juga telah dibahas bersama DPRD Kabupaten Bengkalis guna mencari solusi terhadap kondisi pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan masyarakat tersebut.

“Keluhan pedagang dan konsumen sudah sampai kepada kami. Kondisi ini juga sudah dibahas di DPRD Kabupaten Bengkalis. Untuk perbaikan atap, direncanakan pada 2027 dan anggarannya sudah dialokasikan,” jelas Zulpan, Selasa (13/10/26).

Ia menerangkan, rencana pembenahan tidak hanya berfokus pada kerusakan atap. Fasilitas toilet yang mengalami penyumbatan serta akses jalan masuk menuju Pasar Terubuk juga masuk dalam rencana perbaikan.

Pembenahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelayakan fasilitas pasar, sehingga pedagang bisa beraktivitas dengan lebih baik dan masyarakat merasa nyaman saat berbelanja.

Sambil menunggu pelaksanaan rehabilitasi pada 2027, Disdagperin Bengkalis berupaya melakukan penanganan sementara terhadap bagian atap yang rusak dengan memasang plastik.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi masuknya air hujan ke dalam area pasar, meskipun belum dapat mengatasi kerusakan secara menyeluruh.

“Untuk sementara, kami mengusahakan pemasangan plastik pada bagian atap yang rusak. Namun, itu hanya penanganan sementara sambil menunggu perbaikan yang direncanakan pada 2027,” ujar Zulpan.

Sebelumnya, Ernawati, salah seorang pedagang di Pasar Terubuk, mengeluhkan kondisi atap pasar yang rusak dan menyebabkan air hujan masuk ke area perdagangan.

Selain mengganggu aktivitas jual beli, kondisi tersebut juga menambah ketidaknyamanan bagi pedagang yang setiap hari mencari nafkah di pasar.

Keluhan mengenai toilet yang tidak dapat digunakan semakin memperlihatkan perlunya pembenahan fasilitas dasar di Pasar Terubuk.

Para pedagang berharap rencana rehabilitasi yang telah disampaikan pemerintah daerah dapat direalisasikan sesuai jadwal. Mereka juga berharap penanganan sementara dapat membantu mengurangi dampak kerusakan hingga perbaikan menyeluruh dilaksanakan.

Dengan demikian, persoalan atap bocor, toilet yang tidak berfungsi, dan kerusakan akses pasar diharapkan tidak terus berlarut-larut serta mengganggu aktivitas perdagangan di Pasar Terubuk Bengkalis.