Aksi Cepat Ditpolairud, Remaja yang Terjun ke Sungai Siak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 13 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Aksi cepat ditunjukkan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau saat menyelamatkan seorang remaja perempuan berinisial DN (18) yang terjun dari Jembatan Leighton I ke aliran Sungai Siak, Kota Pekanbaru, Rabu (12/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Personel piket Mako Ditpolairud Polda Riau menerima laporan dari warga pesisir Sungai Siak yang melihat seorang remaja berada di atas jembatan dan diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan terjun ke sungai.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Wadirpolairud Polda Riau AKBP Angga Febrian Herlambang mengatakan, tim dikerahkan sekitar pukul 15.03 WIB atau tiga menit setelah laporan diterima menggunakan sarana Shiptender 06.

Setibanya di bawah Jembatan Leighton I sekitar pukul 15.05 WIB, petugas mendapati korban masih mengapung dan berjuang menghadapi derasnya arus Sungai Siak.

“Tanpa membuang waktu, petugas segera mendekati posisi korban dan melemparkan pelampung (life jacket) serta tali evakuasi. Dengan keahlian serta kesigapan tim di lapangan, remaja berstatus pelajar tersebut berhasil ditarik dan dievakuasi ke atas kapal Shiptender 06 dalam keadaan bernyawa,” ujar Angga, Kamis (13/8/2026).

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Riau untuk mendapatkan pertolongan pertama dan pemeriksaan medis guna memastikan kondisinya tetap stabil.

Dari pemeriksaan awal, petugas mendapatkan informasi bahwa korban diduga mengalami tekanan mental akibat perselisihan dengan orang tuanya.

“Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman awal, terungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Korban mengaku tengah mengalami tekanan mental yang cukup berat akibat perselisihan yang dialaminya dengan orang tua,” jelas Angga.

Setelah kondisi korban dinyatakan aman dan mendapatkan penanganan psikologis serta mediasi awal, Ditpolairud Polda Riau menyerahkan korban kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.

Keberhasilan penyelamatan tersebut menjadi bukti pentingnya respons cepat dalam menangani situasi darurat, khususnya di wilayah perairan dengan arus yang cukup deras.