Amanah di Usia Muda, Putra Asli Kuansing Pimpin Masa Ta'aruf Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau

Senin, 07 September 2026

BUALBUAL.com - Kepercayaan dan amanah kembali diberikan kepada generasi muda daerah untuk mengambil peran di lingkungan perguruan tinggi. Ikhlash Hidayatullah, putra asli Kabupaten Kuantan Singingi, dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau Tahun 2026.

Mahasiswa S1 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semester 3 tersebut mengemban amanah untuk memimpin pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 4–5 September 2026, di Ruang Auditorium Rektorat Lantai 5 UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Kegiatan yang mengusung tema “Satu Atap Ushuluddin: Membuka Jendela Ilmu, Merajut Ukhuwah, Mengukir Prestasi” ini menjadi momentum penyambutan sekaligus pengenalan bagi mahasiswa baru terhadap lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Ushuluddin.

Pelaksanaan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin Tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari pihak fakultas. Pimpinan Fakultas Ushuluddin turut memberikan dukungan melalui kehadiran **Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Agus Firdaus Chandra, Lc., M.A.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga diarahkan untuk memberikan bekal awal dalam menjalani kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan turut menghadirkan dua tokoh sebagai narasumber, yakni Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Dr. Iib Nursaleh, S.H., M.H., dan Duta DPD RI Provinsi Riau Tahun 2025, Deri Wanhar Saputra, S.Pd.

Kedua narasumber memberikan wawasan dan motivasi kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya kepemimpinan, pengembangan kapasitas diri, peran generasi muda, serta keberanian untuk mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari media. TVRI Riau turut hadir untuk meliput rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin Tahun 2026, sehingga pelaksanaan kegiatan tidak hanya menjadi bagian dari agenda internal kampus, tetapi juga mendapat sorotan dari media sebagai salah satu kegiatan kemahasiswaan di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Sebagai Ketua Pelaksana, Ikhlash menyebut kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan sebuah amanah sekaligus kesempatan untuk belajar memimpin dan bekerja bersama banyak orang.

"Bagi saya, kepercayaan ini bukan sekadar sebuah jabatan, tetapi sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menjadi ketua pelaksana mengajarkan banyak hal, terutama bagaimana bekerja sama, mendengarkan, mengambil keputusan, dan tetap bertahan ketika menghadapi berbagai dinamika dalam prosesnya,” ujar Ikhlash.

Putra asli Kabupaten Kuantan Singingi tersebut menilai bahwa keberhasilan kegiatan tidak dapat dilepaskan dari kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat.

“Momentum ini bukan tentang siapa yang paling terlihat, tetapi tentang bagaimana kita bisa menyelesaikan sebuah amanah bersama. Ada banyak proses, ada lelah, ada perbedaan pendapat, bahkan ada kekurangan. Namun, semua itu menjadi bagian dari perjalanan yang pada akhirnya mengajarkan bahwa sesuatu yang besar memang tidak pernah selesai dengan kerja seorang diri,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Fakultas Ushuluddin yang telah memberikan dukungan, para narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman, TVRI Riau yang turut meliput kegiatan, serta seluruh panitia yang telah bekerja sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Bagi Ikhlash, Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru bukan hanya seremoni penyambutan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan yang akan menjadi tempat mereka bertumbuh selama menempuh pendidikan.

“Momentum ini menjadi awal perjalanan mereka di Fakultas Ushuluddin. Harapannya, mahasiswa baru tidak hanya mengenal nama fakultas dan lingkungan kampus, tetapi juga memahami bahwa perjalanan sebagai mahasiswa adalah perjalanan untuk belajar, bertumbuh, membangun ukhuwah, mengembangkan potensi, dan memberikan manfaat,” tuturnya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengalaman tersendiri bagi Ikhlash dalam mengemban amanah sebagai mahasiswa dan organisatoris. Dari Kuantan Singingi, ia mengambil bagian dalam sebuah kegiatan yang mempertemukan mahasiswa baru dengan lingkungan akademik dan kemahasiswaan Fakultas Ushuluddin.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin Tahun 2026, Ikhlash berharap semangat yang dibangun selama kegiatan dapat terus dibawa oleh mahasiswa baru dalam perjalanan mereka di dunia perguruan tinggi.

Dari Kuantan Singingi, membawa semangat untuk terus belajar, mengabdi, dan memberi arti di lingkungan kampus. Dari satu atap Ushuluddin, membuka jendela ilmu, merajut ukhuwah, dan mengukir prestasi.