Apa yang Terjadi pada dr. Alex? Polisi Periksa 5 Saksi, Hasil Otopsi Jadi Kunci Pengungkapan Kasus

Sabtu, 18 Juli 2026

BUALBUAL.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak, bergerak cepat mengusut misteri kematian dr. Alex Cristo Loris, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi yang ditemukan tewas di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak. Hingga saat ini, polisi dilaporkan sudah memeriksa lima orang saksi.

​Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, mengkonfirmasi agenda pemeriksaan saksi-saksi tersebut telah berjalan guna mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan.

​“Dua dokter pembimbing dan tiga staf rumah sakit yang menemukan korban sebelum ini (sudah diperiksa),” ujar AKP Kosmos kepada awak media, Jumat (17/7/2026).

​Seperti diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam, digegerkan dengan penemuan jasad dr. Alex di area semak-semak luar pagar RSUD Selasa (14/7/2026) lalu.

Korban yang baru bertugas kurang dari sebulan di rumah sakit tersebut sempat dilaporkan hilang oleh istrinya sejak Senin sore.

​Saat ditemukan, jasad korban yang masih mengenakan kemeja biru muda dan celana hitam tersebut mengalami beberapa lebam di bagian tubuh.

Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

​Selain memeriksa kelima saksi, pihak kepolisian juga telah mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi sebelum akhirnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

​Polres Siak menyatakan bahwa titik terang mengenai penyebab kematian dokter spesialis tersebut sangat bergantung pada hasil pemeriksaan forensik yang saat ini masih diproses.

​“Belum bisa dipastikan (penyebab kematiannya). Namun, dari pemeriksaan awal di lokasi, terlihat ada beberapa bagian tubuh yang mengalami lebam. Saat ini hasil otopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara belum keluar,” pungkas AKP Kosmos.