APBD Riau 2027 Sekitar Rp10 Triliun, Rp3,89 Triliun untuk Belanja Pegawai

Jumat, 25 September 2026

BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalokasikan sekitar Rp3,89 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 untuk belanja pegawai.

Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gaji, tunjangan, dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi 29.720 pegawai di lingkungan Pemprov Riau.

Besarnya alokasi belanja pegawai tersebut menjadi sorotan karena porsinya mendekati 40 persen dari total proyeksi APBD Riau 2027 yang mencapai sekitar Rp10 triliun.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, alokasi tersebut masih berada dalam koridor ketentuan yang berlaku. Ia menjelaskan, ketentuan mengenai batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen belum diterapkan karena masih mengalami penundaan dari pemerintah pusat.

“Belum ada melanggar aturan. Kan mandatori kan 30 persen, kita 30 persen belum berlaku, ditunda, tidak ada masalah kok,” ujar SF Hariyanto, Rabu (23/9/2026).

Berdasarkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Riau 2027, dari total 29.720 pegawai tersebut terdapat 12.600 PNS yang mendapat alokasi anggaran sekitar Rp2,82 triliun.

Anggaran untuk PNS tersebut terdiri dari Rp1,08 triliun untuk gaji dan tunjangan serta Rp1,73 triliun untuk TPP.

Sementara itu, sebanyak 14.625 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat alokasi sekitar Rp988,2 miliar.

Anggaran tersebut mencakup Rp869,7 miliar untuk gaji dan tunjangan serta Rp118,4 miliar untuk TPP.

Adapun sebanyak 2.495 PPPK paruh waktu mendapat alokasi gaji sekitar Rp89,6 miliar.

Alokasi belanja pegawai tersebut menjadi bagian dari struktur APBD Riau 2027 yang masih dalam tahap pembahasan dan penyusunan.

Besarnya porsi anggaran untuk belanja pegawai juga menjadi perhatian dalam pembahasan ruang fiskal daerah, terutama terkait kemampuan APBD dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik pada 2027.

(Bil)

Editor: Nab