
BUALBUAL.com - Ketua Komisi IV DPRD Riau, Makmun Solihin, menyoroti kerusakan jalan di wilayah Tapung Hulu yang dinilai membutuhkan penanganan segera. Namun, keterbatasan anggaran membuat seluruh ruas jalan yang rusak belum dapat diperbaiki sekaligus.
Hal itu disampaikan Makmun saat menerima aspirasi masyarakat bersama Camat Tapung Hulu. Dalam pertemuan tersebut terungkap sekitar 2 kilometer jalan berada dalam kondisi kritis dan menjadi prioritas untuk segera diperbaiki.
"Kalau hanya mengandalkan anggaran provinsi, tentu sangat jauh dari harapan. Apalagi panjang jalan provinsi yang harus ditangani mencapai sekitar 15 kilometer, sehingga harus ada skala prioritas," ujar Makmun, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, ruas Jalan Surab–Intan Jaya yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau memiliki panjang lebih dari 29 kilometer. Karena itu, titik-titik dengan kondisi paling parah akan didahulukan.
Menurut Makmun, perbaikan infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan APBD Provinsi. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan perkebunan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagaimana telah diterapkan di beberapa daerah seperti Lipat Kain dan Simpang Manggala.
Sebagai tindak lanjut, Komisi IV DPRD Riau bersama pemerintah kecamatan berencana mengundang perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Tapung Hulu untuk membahas dukungan terhadap perbaikan jalan.
"Kita akan menggelar rapat di kantor camat dengan mengundang perusahaan, Komisi IV DPRD Riau, serta pihak-pihak terkait agar bisa bersama-sama mencari solusi," katanya.
Makmun menilai semangat gotong royong perlu kembali dihidupkan dalam pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan fiskal pemerintah.
"Walaupun ini menjadi kewenangan provinsi, semangat gotong royong harus tetap dikedepankan. Perusahaan yang memiliki kewajiban CSR diharapkan ikut berkontribusi demi kepentingan masyarakat," tutupnya.