Asal Usul Desa Air Tawar, Pusat Kehidupan Pesisir Sejak Zaman Dahulu

Sabtu, 28 Juni 2025

Ilustrasi/AI Asal Usul Desa Air Tawar, Pusat Kehidupan Pesisir Sejak Zaman Dahulu

BUALBUAL.com - Desa Air Tawar bukan sekadar nama di peta pesisir timur Riau. Ia adalah kampung tua yang menyimpan sejarah panjang tentang kehidupan masyarakat Melayu yang bergantung pada air, tanah, dan tradisi. Terletak di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, desa ini dikenal karena memiliki mata air tawar alami yang langka di tengah wilayah payau dan gambut.

Asal-Usul dan Nama

Nama Air Tawar berasal dari fenomena unik: sebuah sumber air tawar yang mengalir jernih di tengah pesisir yang umumnya didominasi oleh air payau. Sumber ini menjadi tempat istirahat dan pengisian air bagi nelayan dan pedagang yang melintas sejak zaman dahulu.

Menurut cerita turun-temurun, daerah ini awalnya merupakan kawasan singgah para pelaut dan peladang dari hulu Sungai Indragiri yang mencari sumber air bersih di tengah jalur dagang laut. Dari situlah kemudian tumbuh pemukiman yang kini menjadi Desa Air Tawar.

Perkembangan Awal

Pada masa kolonial, Air Tawar mulai masuk dalam jalur administratif wilayah Indragiri Hilir yang saat itu dikuasai Belanda. Meskipun tidak menjadi pusat pemerintahan kolonial, desa ini memainkan peran penting sebagai penyuplai bahan pangan dan air bagi masyarakat sekitar. Beberapa warga tua masih menyimpan kisah tentang masa-masa sulit ketika hasil laut dan kelapa menjadi alat tukar utama.

Era Modern dan Ekonomi Rakyat

Desa Air Tawar berkembang pesat sejak tahun 1980-an seiring dengan kehadiran PT Sambu Group dan industri kelapa terpadu di Kateman. Sebagian besar masyarakat desa menggantungkan hidup dari hasil kebun kelapa dan bekerja di sektor pengolahan kelapa.

Ekonomi desa pun berubah — dari sistem subsisten menjadi lebih modern dan terintegrasi dalam jaringan industri. Saat ini, mayoritas penduduk bermatapencaharian sebagai petani kelapa, buruh pabrik, dan nelayan.

Pendidikan dan Kehidupan Sosial

Desa Air Tawar memiliki sekolah dasar dan menengah, serta tempat ibadah yang aktif digunakan. Masyarakatnya hidup dalam budaya Melayu pesisir yang kuat: bergotong royong, menggelar kenduri kampung, serta melestarikan seni pantun dan rebana.

Kegiatan keagamaan dan adat seperti Doa Tolak Bala, Ziarah Laut, dan Maulid Nabi menjadi momen penting dalam kehidupan sosial.

Tantangan dan Harapan

Seperti banyak desa pesisir lainnya, Air Tawar menghadapi tantangan seperti abrasi, ketergantungan pada komoditas tunggal (kelapa), dan regenerasi petani muda. Namun, dengan semangat gotong royong dan potensi wisata sejarah berbasis budaya, Desa Air Tawar perlahan membenahi diri menuju masa depan yang berkelanjutan.

Pemerintah desa mulai mendorong pelibatan pemuda dalam kegiatan literasi lokal, digitalisasi informasi desa, dan pelestarian sumber air alami yang menjadi identitas desa.

Profil Singkat Desa Air Tawar (BODD Format)

Nama Desa: Air Tawar

Kecamatan: Kateman

Kabupaten: Indragiri Hilir, Riau

Jumlah Penduduk (estimasi 2024): ±1.700 jiwa

Mayoritas Pekerjaan: Petani kelapa, nelayan, buruh pabrik

Sumber Daya Unggulan: Kelapa, hasil laut, mata air tawar

Kelembagaan Sosial: Masjid, kelompok tani, karang taruna

Akses Transportasi: Sungai dan laut, speedboat dan pompong

Sumber:

Profil Desa Air Tawar, Kantor Kepala Desa, 2023

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Inhil

Catatan Sejarah Masyarakat Pesisir, Arsip Daerah Kateman

Wawancara sekunder tokoh masyarakat (2021, dokumentasi LSM lokal)