Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, 2 Penerbangan Terdampak: Citilink Dialihkan, Lion Air Putar Balik

Rabu, 07 Oktober 2026

BUALBUAL.com, Pekanbaru – Asap tebal yang menyelimuti wilayah Pekanbaru mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Rabu (7/10/2026).

Kondisi tersebut membuat jarak pandang di landasan pacu bandara hanya sekitar 600 meter, sehingga dinilai tidak aman untuk proses pendaratan pesawat.

Berdasarkan informasi dari pihak Bandara SSK II Pekanbaru, terdapat dua penerbangan yang terdampak kondisi tersebut.

Pesawat Lion Air JT 292 dengan rute Jakarta (CGK)–Pekanbaru (PKU) yang telah mengudara terpaksa kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, atau Return to Base (RTB).

Sementara itu, pesawat Citilink QG 936 dengan rute Jakarta–Pekanbaru dialihkan dan mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam.

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ahmad, mengatakan jarak pandang di kawasan landasan pacu memang terbatas akibat asap tebal.

“Jarak pandang di lintas pacu bandara memang terbatas, hanya sekitar 600 meter. Ada pesawat yang sudah terbang dan balik lagi ke Jakarta, ada juga yang dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam,” kata Ahmad, Rabu siang.

Ia berharap kondisi asap segera membaik karena cukup mengganggu aktivitas penerbangan dari dan menuju Pekanbaru.

“Kita harapkan asap segera hilang. Beberapa hari ini asapnya memang tebal. Kondisi sangat mengganggu penerbangan dari dan menuju Pekanbaru,” ujarnya.

Pihak Bandara SSK II, lanjut Ahmad, akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi di lapangan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa penerbangan.

Meski sejumlah penerbangan terdampak, masih terdapat pesawat yang berhasil mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru. Salah satunya Pelita Air IP 320 dengan rute Jakarta (CGK)–Pekanbaru (PKU).

Kondisi jarak pandang di Bandara SSK II Pekanbaru akan terus dipantau seiring masih tebalnya asap yang menyelimuti udara Kota Pekanbaru.