
BUALBUAL.com - Pengendara yang melintasi kawasan Simpang MTQ Pekanbaru belum dapat menggunakan dua jalur baru di persimpangan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman secara permanen.
Meski pekerjaan pengaspalan telah rampung, sejumlah fasilitas pendukung masih dalam tahap penyelesaian sebelum persimpangan tersebut resmi beroperasi.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru menjelaskan, akses yang sempat dibuka pada akhir pekan lalu hanya bersifat sementara. Pembukaan dilakukan untuk membantu kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan penanaman kabel utilitas bawah tanah milik PLN berlangsung.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pembukaan sementara tersebut dilakukan karena adanya pekerjaan utilitas di jalur Jalan Arifin Achmad menuju persimpangan Jalan Jenderal Sudirman.
"Kita buka sementara karena jalur Jalan Arifin Achmad dari simpang Jalan Jenderal Sudirman itu penanaman kabel utilitas PLN," kata Edward, Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, akses tersebut bukan berarti Simpang MTQ sudah resmi dibuka untuk operasional secara permanen. Penggunaannya tetap menyesuaikan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
"Maka kita buka jalan sementara untuk melintas, jadi bukan kita buka seterusnya," ujarnya.
Edward menjelaskan, pengaspalan pada dua jalur persimpangan memang telah selesai. Namun, masih ada pekerjaan penataan taman dan pulau jalan yang menjadi bagian dari fasilitas pendukung kawasan tersebut.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mulai mempersiapkan kelengkapan lalu lintas menjelang pengoperasian Simpang MTQ.
Sekretaris Dishub Kota Pekanbaru, Sunarko, mengatakan pihaknya sedang memasang empat unit lampu penerangan jalan umum (PJU) di pulau jalan yang memisahkan kedua jalur.
"Kita sedang memasang PJU di lokasi. Pemasangan ini seiring rencana beroperasinya Simpang MTQ," terang Sunarko.
Untuk mendukung pengaturan arus kendaraan, tiga unit alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) juga telah terpasang.
Ketiga perangkat tersebut mengatur arus kendaraan dari Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Jenderal Sudirman, dari pusat Kota Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, serta dari arah bandara menuju pusat kota.
Sunarko menambahkan, sistem lampu lalu lintas yang digunakan telah berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini memungkinkan pengaturan sinyal menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Dengan masih berlangsungnya sejumlah pekerjaan fasilitas pendukung, pengendara diimbau memperhatikan pengaturan lalu lintas dan rambu-rambu di sekitar kawasan Simpang MTQ.