Aspirasi Tak Digubris, Mahasiswa UNRI Kembali Geruduk DPRD Riau: Mana Rp30 Miliar untuk Karhutla?

Senin, 26 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Ratusan mahasiswa Universitas Riau (UNRI) dari delapan fakultas kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Pekanbaru, Senin (26/10/2026).

Aksi tersebut dilakukan karena mahasiswa menilai aspirasi yang telah mereka sampaikan dalam unjuk rasa beberapa bulan lalu belum mendapat tanggapan serius. Mereka mendesak pemerintah daerah agar segera menuntaskan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di Riau.

"Kita turun kembali ke jalan, karena aspirasi kita tidak didengar!" kata koordinator lapangan saat berorasi di depan Kantor DPRD Riau, Senin siang.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa UNRI juga kembali mendesak pencopotan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Mereka menilai Menhut belum mampu menyelesaikan persoalan karhutla yang terus terjadi di Provinsi Riau.

"Kita punya Menteri Kehutanan orang Riau, Raja Juli Antoni, tapi tidak mampu menyelesaikan masalah karhutla yang terus berulang di Riau! Copot Menhut Raja Juli Antoni dari jabatannya!" teriak koordinator lapangan.

Selain menyampaikan tuntutan terkait penanganan karhutla, mahasiswa juga meminta kembali bertemu dengan para wakil rakyat di DPRD Riau untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Mahasiswa turut mempertanyakan pertanggungjawaban pemerintah daerah terkait bantuan anggaran penanganan karhutla sebesar Rp30 miliar dari pemerintah pusat.

"Mana pertanggungjawaban anggaran karhutla dari pemerintah pusat sebesar Rp30 miliar? Kenapa karhutla belum bisa teratasi?" ujar koordinator lapangan.

Setelah sekitar setengah jam berorasi di depan Kantor DPRD Riau, massa mahasiswa diterima oleh Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ikhwan dan anggota Komisi III DPRD Riau Abdullah.

Hingga berita ini diterbitkan, aksi unjuk rasa mahasiswa UNRI masih berlangsung.