
BUALBUAL.com - Pengguna jalan diminta untuk tidak melintasi Jalan Gerilya Parit 7 Tembilahan Hulu, terutama mobil, kendaraan berat, dan kendaraan roda empat. Jalan ini mengalami kerusakan parah dan berpotensi membahayakan semua pengendara.
Menurut warga setempat, kondisi jalan semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir. Salah satu warga RW 05, Budi Santoso, mengatakan.
"Tanah di pinggir jalan mulai longsor, beberapa titik hampir putus. Kendaraan tidak mungkin lewat tanpa risiko besar.”
Pihak kelurahan Tembilahan Barat menyampaikan himbauan resmi agar seluruh pengguna jalan menghindari rute ini sementara waktu.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Jangan ambil risiko melewati jalan yang rusak ini, terutama bagi mobil dan kendaraan berat,” tegas pihak kelurahan.
Kerusakan ini diduga akibat longsor dan tanah yang labil, membuat jalan hampir putus di beberapa titik. Pihak kelurahan juga meminta agar semua pengguna jalan tetap waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan tanda-tanda potensi longsor kepada pihak terkait.
Himbauan untuk seluruh pengguna jalan:
Hindari Jalan Gerilya Parit 7 sampai ada pemberitahuan resmi.
Waspadai kondisi jalan yang tidak stabil dan potensi longsor di sekitar rute.
Laporkan segera kerusakan atau retakan pada jalan kepada RT/RW atau pihak berwenang.
Pemerintah setempat menegaskan akan melakukan penanganan darurat secepat mungkin. Namun, seluruh pengguna jalan diminta tidak menunggu sampai jalan diperbaiki untuk tetap melintas. Alternatif rute lain sangat dianjurkan demi keselamatan semua pihak.
Himbauan ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat dan pengguna jalan di Inhil. Kesadaran dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan bersama.
Keselamatan Anda, prioritas kami. Hindari Jalan Gerilya Parit 7 sampai ada pemberitahuan resmi lebih lanjut.