Bawa Batik Khas Inhil ke Panggung IRFW, Alissa Maryam Raih Rising Star Model Award

Kamis, 08 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Alissa Maryam, model cilik asal Tembilahan, berhasil meraih penghargaan Miss International Grand and Glamorous Rising Star Model Award.

Penghargaan tersebut diraih Alissa saat tampil dalam ajang International Riau Fashion Week (IRFW) Season IV yang digelar di Hotel Prime Park Pekanbaru, Sabtu (3/10/2026).

Gadis berusia 10 tahun yang akrab disapa Chicha itu tampil membawakan busana dengan sentuhan batik khas Inhil. Ia mengenakan gaun rancangan desainer Mardianto Pekanbaru yang dipadukan dengan kain batik dari Dekranasda Inhil.

Dalam ajang tersebut, Alissa bersaing dengan sejumlah model cilik dari berbagai daerah. Penampilannya berhasil menarik perhatian dewan juri hingga akhirnya membawa pulang penghargaan Rising Star Model Award.

Alissa merupakan putri pasangan Angga Ihsan Fajri dan Novi Oktavia. Ia telah menekuni dunia modelling sejak berusia 8 tahun.

Sang ibu, Novi Oktavia, mengungkapkan bahwa perjalanan Alissa hingga meraih penghargaan tersebut tidaklah mudah. Berbagai proses dan pengalaman harus dilalui sang buah hati sebelum akhirnya mendapatkan apresiasi di panggung IRFW.

“Perjalanan untuk sampai ke titik ini tidak mudah. Saya bersyukur semua terlewati dan terbayar lunas saat nama putri saya dipanggil untuk menerima penghargaan,” ungkap Novi.

Penghargaan tersebut juga menambah deretan prestasi Alissa di dunia modelling. Sebelumnya, siswi kelas IV SD Swasta Kasih Lestari itu pernah meraih Juara 1 Top Model di Jambi, serta mengikuti berbagai kegiatan runway dan fashion show di Pekanbaru bersama Dekranasda Inhil maupun sejumlah event lainnya.

Ajang IRFW Season IV sendiri mengusung semangat memperkenalkan kekayaan kain dan budaya Indonesia melalui industri fesyen. Perhelatan tersebut mempertemukan para desainer dan model dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, termasuk Malaysia dan Singapura.

Koordinator Puan Aspekraf Riau, Irna Juita, mengatakan momentum Hari Batik Nasional menjadi kesempatan untuk semakin memperkenalkan batik dan kain khas Riau ke tingkat yang lebih luas, termasuk ke kancah internasional.

Menurutnya, Riau sebagai tuan rumah memiliki peran penting dalam memperkenalkan kain, motif, dan kekayaan budaya daerah agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Prestasi Alissa menjadi kebanggaan tersendiri bagi Inhil. Di usia yang masih belia, ia telah mampu membawa nama daerah melalui dunia fesyen sekaligus memperkenalkan batik khas Inhil di panggung yang lebih luas.