Belum 100 Hari Menjabat, Haris Kampay Langsung Teken Dua MoU Strategis Kelola Sumur Idle

Kamis, 16 Juli 2026

BUALBUAL.com - Belum genap 100 hari menjabat sebagai Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), Dr. H. Haris Kampay berhasil mencatatkan terobosan dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama PT Karya Satria Abadi (KSA) terkait pengelolaan sumur minyak idle di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Direktur PT SPR, Dr. H. Haris Kampay, bersama Direktur PT KSA di Kantor PT SPR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (14/7).

Haris Kampay menjelaskan, kerja sama tersebut merupakan bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) antara SPR dengan PT KSA yang sebelumnya telah memenangkan kontrak pengelolaan sumur idle di Wilayah Kerja Rokan.

"MoU ini sudah kita tandatangani. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal bagi SPR untuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat," ujar Haris Kampay.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, SPR akan menggandeng pihak ketiga sebagai operator dalam pelaksanaan pengelolaan sumur idle.

"Alhamdulillah, sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan kesediaannya menjadi operator. Hari ini, Kamis (16/7), kami juga telah menandatangani MoU dengan PT Fondasindo Maret Berjaya (FMB) sebagai salah satu operator. Yang pasti, dalam menjalankan setiap program, kami tidak akan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)," tegasnya.

Penandatanganan MoU antara PT SPR dan PT Fondasindo Maret Berjaya dilakukan oleh Haris Kampay bersama Jonni selaku Direktur Cabang PT Fondasindo Maret Berjaya Wilayah Riau, serta disaksikan Notaris Ira Asiska.

Usai penandatanganan, jajaran PT SPR dan PT FMB yang dipimpin Sekretaris PT SPR, Hariyanto Karim, melanjutkan kegiatan dengan menyaksikan pemaparan potensi sumur minyak idle yang akan dikelola di Kantor PT Karya Satria Abadi, Rumbai, Pekanbaru.

Sementara itu, Direktur PT Karya Satria Abadi, Dr. Taufik Arakhman, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi minyak nasional.

"Paling tidak, melalui kerja sama ini kita dapat ikut berkontribusi dalam mewujudkan target pemerintah mencapai produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari," ujar Taufik.