BPBD Inhil Bergerak Cepat! Bantuan Disalurkan ke Korban Longsor Enok dan Kuala Enok

Jumat, 19 Juni 2026

BUALBUAL.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) salurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana tanah longsor di Kelurahan Enok Kecamatan Enok dan Kuala Enok Kecanatan Tanah Merah.

Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, Jumat (19/6/26), mengatakan bantuan sembako telah disalurkan kepada sejumlah keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat longsor. Sebelumnya, saluran bantuan juga datang dari Dinas Sosial dan Baznas daerah setempat.

Di Kelurahan Enok, bantuan diterima oleh Lurah Enok, Martilah, untuk kemudian diserahkan kepada empat kepala keluarga terdampak. Bantuan yang diberikan berupa beras, gula, ikan kaleng, mi instan, minyak goreng, susu, dan teh celup.

Sementara itu, untuk wilayah Kuala Enok, bantuan diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kuala Enok dan diserahkan kepada Desi Aryana Sari. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 20 kepala keluarga yang terdampak bencana.

"Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan," kata Arliansyah.

Ia menambahkan, sebelum bantuan serupa juga telah diterima warga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta Dinas Sosial Kabupaten Inhil. Hanya saja untuk kerusakan rumah baik rusak berat dan ringan belum diketahui apakah nantinya akan dibantu oleh pemerintah kabupaten.

Penyerahan bantuan di dua lokasi berbeda masing-masing disaksikan oleh pejabat kecamatan terkait termasuk tokoh dan warga. Sementara personil BPBD Inhil masih tetap bersiaga di daerah terdampak bencana. BPBD Inhil terus berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan kelurahan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan termasuk kebutuhan warga.

"Kami mengimbau masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi tanah di lokasi masih berpotensi mengalami pergerakan," ujar Arliansyah.

Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi di Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, pada Selasa (16/6/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan belasan rumah terdampak, di mana beberapa di antaranya amblas ke sungai, sementara lainnya mengalami kerusakan berat dan ringan.

Dua hari kemudian, Kamis (18/6/2026), longsor kembali terjadi di kawasan yang sama. Akibatnya, enam rumah warga dan dua lapak usaha dilaporkan mengalami kerusakan.

Kejadian berulang tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat karena abrasi dan longsor di kawasan Kuala Enok sudah beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain di Kuala Enok, bencana serupa juga terjadi di Kecamatan Enok pada Rabu (17/6/2026). Sebanyak empat rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor yang terjadi di kawasan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun empat kepala keluarga terdampak dan harus menghadapi kerusakan pada tempat tinggal mereka.