
BUALBUAL.com - Terbukanya keran impor 39 jenis komoditas oleh pemerintah Malaysia memicu perburuan bahan baku besar-besaran oleh industri negara tersebut. Dari sekian banyak daerah di Indonesia, Kabupaten Kepulauan Meranti muncul sebagai kandidat utama pemasok pasar Johor Bahru.
Ketertarikan ini bukan tanpa alasan. Posisi geografis yang berhadapan langsung dengan Semenanjung Malaya membuat biaya operasional jauh lebih rasional bagi para pebisnis.
"Selama ini kami cukup kesulitan mendapatkan pasokan beberapa komoditas. Dengan adanya peluang kerja sama ini, kami melihat potensi yang sangat baik," kata Pimpinan Gresik Jaya, Kamarudin dalam penjajakan bisnis lintas negara, Rabu (3/6/2026).
Geser Dominasi Daerah Lain
Dalam pertemuan tersebut, para investor secara terbuka membedah peta pasokan mereka. Kamarudin menyoroti produk kelapa asal Kepulauan Meranti yang dinilai sukses mengungguli pasokan kompetitor langganan mereka dari Jambi maupun Tembilahan Inhil, baik dari segi efisiensi jarak maupun kualitas.
Kebutuhan mendesak ini diamini oleh Pengelola Koperasi Universitas Pahang, Syahrul Naim. Pabrik-pabrik pengolahan di Malaysia, terutama industri santan, sedang haus akan pasokan kelapa dalam jumlah masif. Mereka juga gencar memburu kopi liberika untuk menambal kekurangan bahan baku di pasar domestik.
Menangkap sinyal positif bernilai miliaran rupiah ini, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin mengambil langkah agresif. Ia menolak kehilangan momentum dan langsung menyodorkan jaminan ketersediaan barang kepada para pemodal asing tersebut.
"Jika produksi lokal belum mencukupi, kami akan berupaya menghadirkan pasokan dari daerah lain agar kebutuhan sesuai kesepakatan bisnis tetap terpenuhi," tegasnya.
Untuk membuktikan bahwa komitmen ini bukan sebatas janji di atas kertas, Konsul Ekonomi KJRI Johor Bahru, Siti Fauziah bersama rombongan investor telah menjadwalkan inspeksi langsung. Mereka akan turun menyisir perkebunan rakyat dan mengecek kelayakan infrastruktur pelabuhan transshipment di Meranti dalam waktu dekat.