
Bupati Siak, Afni Zulkifli, memberikan perhatian serius terhadap nasib salah seorang warganya, Susi Yanti Br Sinaga (23), warga Kecamatan Lubukdalam, yang kini terbaring sakit di Kamboja setelah diduga menjadi korban penipuan kerja (scam).
Mendapat laporan tersebut, Afni langsung melaporkan kasus itu kepada Kapolda Riau, Herry Heryawan, agar segera mendapat penanganan.
“Saya mendapat laporan dari warga terkait kejadian ini. Langkah pertama yang saya lakukan adalah melapor kepada Kapolda. Alhamdulillah langsung menjadi atensi dan tim segera bergerak,” ujar Afni, Kamis (5/3/2026).
Setelah mengetahui kondisi korban dan kronologi keberangkatan Susi hingga berada di Kamboja, Afni mengaku tidak ingin menunda langkah. Ia segera berkoordinasi dengan Polda Riau agar kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami juga sudah meminta perwakilan untuk menemui keluarga korban di Lubukdalam. Selain itu, komunikasi dengan pihak-pihak terkait juga terus dilakukan,” katanya.
Berdasarkan laporan awal yang diterima, keluarga korban sempat berencana terbang ke Kamboja untuk menjemput Susi. Namun Afni menyarankan agar langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan instansi resmi.
Menurutnya, tanpa jalur resmi, keluarga akan mengalami kesulitan untuk memulangkan Susi ke Indonesia, mengingat kasus ini menyangkut persoalan lintas negara yang memerlukan proses diplomasi.
Afni juga mengungkapkan bahwa pengalaman serupa pernah ia hadapi pada tahun 2015 saat masih berprofesi sebagai jurnalis. Kala itu ia terlibat dalam peliputan kasus penyanderaan 16 warga Riau di Kamboja.
“Tahun 2015 saya pernah turun langsung ke Kamboja. Saat itu ada 16 warga Riau yang tersandera. Kasus seperti ini membutuhkan diplomasi khusus karena menyangkut hubungan antarnegara. Karena itu, untuk kasus ini kami sarankan agar dilaporkan dan ditangani oleh pihak berwenang,” jelasnya.
Saat ini, Afni juga terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja guna memastikan proses bantuan terhadap korban dapat berjalan maksimal.
Diketahui, Susi saat ini dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit Khmer Soviet Friendship, Kamboja. Pihak keluarga di Siak berharap adanya bantuan pemerintah agar Susi dapat segera dipulangkan ke Tanah Air.
Keluarga mengaku terkejut mengetahui kondisi Susi. Sebelumnya, perempuan kelahiran 2003 tersebut berpamitan kepada keluarga untuk bekerja di Malaysia bersama seorang pria bernama Bram Silitonga.
Namun beberapa waktu kemudian, keluarga justru mendapat kabar bahwa Susi berada di Kamboja dalam kondisi sakit dan kesehatannya terus memburuk.