Dampak Kabut Asap Meluas, Pekanbaru Sumbang Kasus ISPA Terbanyak di Riau

Minggu, 18 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau mencatat sebanyak 35.910 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama periode 19 Agustus hingga 17 Oktober 2026. Dari seluruh daerah di Riau, Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, mencapai 10.020 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi seluruh laporan kasus dari kabupaten/kota, termasuk pasien yang menjalani kontrol maupun pengobatan ulang.

"Kasus ISPA yang tercatat sebanyak 35.910 kasus. Namun angka ini tidak seluruhnya disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), karena di dalamnya juga termasuk pasien yang melakukan kontrol atau berobat ulang," ujar Zulkifli, Sabtu (17/10/2026).

Selain Pekanbaru, daerah dengan jumlah kasus ISPA cukup tinggi yakni:

  • Kabupaten Kampar: 4.830 kasus
  • Bengkalis: 4.382 kasus
  • Siak: 3.675 kasus
  • Kota Dumai: 3.413 kasus
  • Pelalawan: 2.227 kasus
  • Indragiri Hulu: 1.810 kasus
  • Kuantan Singingi: 1.355 kasus
  • Rokan Hulu: 987 kasus
  • Rokan Hilir: 311 kasus
  • Indragiri Hilir: 84 kasus

Dinkes Riau mengimbau masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta penderita penyakit penyerta, agar meningkatkan kewaspadaan saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Masyarakat juga disarankan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel polutan ketika beraktivitas di luar ruangan. Sementara itu, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan diminta terus memantau dan melaporkan penyakit yang berpotensi berkaitan dengan paparan asap, seperti ISPA, pneumonia, iritasi mata, iritasi kulit, dan asma.