
BUALBUAL.com - Olahraga padel terus berkembang di Provinsi Riau dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah lapangan serta semakin luasnya penyebaran olahraga padel di sejumlah daerah.
Ketua Umum Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Riau, Raja Jaya Dinata mengatakan, perkembangan paling terlihat terjadi di Kota Pekanbaru. Dari yang sebelumnya hanya memiliki satu lapangan pada 2021, kini jumlah lapangan padel di ibu kota Provinsi Riau tersebut telah bertambah signifikan.
"Perkembangan olahraga padel di Riau menunjukkan tren yang sangat signifikan. Pada tahun 2021, Pekanbaru hanya memiliki 1 lapangan. Saat ini, jumlahnya telah berkembang pesat mencapai hampir 15 lapangan di Pekanbaru," kata Raja Jaya Dinata di Kantor Gubernur Riau, Kamis (1/10/2026).
Dijelaskan, pertambahan fasilitas tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga padel. Kondisi itu sekaligus membuka peluang bagi Riau untuk mengembangkan padel tidak hanya sebagai aktivitas olahraga masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan dan kompetisi.
Raja menambahkan, pengembangan fasilitas padel di Pekanbaru juga mulai diarahkan pada pembangunan lapangan dengan standar yang lebih tinggi. Saat ini terdapat tiga lapangan yang sedang dalam proses pembangunan dan dirancang memenuhi standar nasional maupun internasional.
"Bahkan, ada yang sedang dalam proses pembangunan 3 lapangan berstandar nasional dan internasional. Tentu kalau sudah jadi lapangan tersebut, sangat memadai untuk menggelar kejuaraan tingkat nasional maupun internasional di Riau," jelasnya.
Dengan tersedianya fasilitas berstandar tersebut, Riau berpeluang menjadi salah satu daerah yang dapat menjadi tuan rumah berbagai agenda kompetisi padel. Keberadaan sarana yang memadai juga menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pertumbuhan ekosistem olahraga tersebut.
Perkembangan padel juga mulai terlihat di luar Pekanbaru. Kota Dumai menjadi salah satu daerah yang telah memiliki fasilitas padel, sementara penyebaran ke kabupaten dan kota lainnya akan dilakukan secara bertahap.
"Pertumbuhan ini tidak hanya terjadi di Pekanbaru. Di Kota Dumai saat ini sudah tersedia sekitar 2 lapangan, dan perkembangannya ke kabupaten lainnya akan terus berjalan seiring dengan pelantikan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengcab) di daerah masing-masing," ungkapnya.
Diterangkan, pembentukan Pengcab di kabupaten dan kota menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan olahraga padel hingga ke daerah. Dengan adanya kepengurusan di masing-masing wilayah, koordinasi pembinaan, kompetisi, serta pengembangan atlet dapat dilakukan secara lebih terstruktur.
Selain mengejar pertumbuhan jumlah fasilitas, PBPI Riau juga menyiapkan langkah untuk menjaga kualitas lapangan dan tata kelola olahraga padel. Standarisasi diperlukan agar perkembangan fasilitas yang semakin cepat tetap sejalan dengan ketentuan organisasi.
"Untuk menjaga kualitas permainan dan tata kelola organisasi, PBPI Riau akan menyusun regulasi standarisasi lapangan agar kebijakan dari PBPI Pusat hingga daerah dapat berjalan secara sinergis," terangnya.