Dari Inuman ke Pentas Internasional, Mahasiswa UIN Suska Ini Torehkan Tiga Capaian

Sabtu, 03 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Semangat putra daerah untuk terus belajar dan mengukir prestasi kembali ditunjukkan mahasiswa asal Kabupaten Kuantan Singingi. Ikhlash Hidayatullah, mahasiswa semester 3 Program Studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, menorehkan tiga capaian secara beruntun dalam perjalanan semester ketiganya.

Ikhlash Hidayatullah merupakan putra asli Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di UIN Suska Riau. Ia juga merupakan alumni Pondok Pesantren Syafa’aturrasul Teluk Kuantan. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Ikhlash berhasil menjalani sejumlah amanah dan kompetisi dalam rentang waktu yang berdekatan.

Tiga capaian tersebut diraih dalam rentang 4 September hingga 2 Oktober 2026, mulai dari amanah di tingkat kampus, prestasi pada ajang internasional, hingga capaian pada kompetisi PTKIN se-Sumatera.

Perjalanan tersebut dimulai pada 4–5 September 2026, ketika Ikhlash dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin Tahun 2026. Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa asal Inuman itu dalam belajar memimpin, mengelola kegiatan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak di lingkungan Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.

Tidak lama setelah menjalankan amanah tersebut, Ikhlash kembali mengikuti kompetisi pada tingkat internasional. Dalam International Competition (INISCOM) ke-2 yang berlangsung pada 15–30 September 2026, ia berhasil meraih Juara 3 Musabaqah Fahmil Qur’an.

Dalam kompetisi tersebut, UIN Imam Bonjol Padang menempati posisi pertama, kemudian UIN Mataram di posisi kedua, sedangkan UIN Suska Riau menempati posisi ketiga melalui capaian yang diraih Ikhlash.

Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Ikhlash karena dapat membawa nama UIN Suska Riau dalam kompetisi Fahmil Qur’an pada level internasional.

Perjalanan kemudian berlanjut pada tingkat PTKIN se-Sumatera. Pada 28 September–2 Oktober 2026, Ikhlash menjadi bagian dari Tim Fahmil Qur’an UIN Suska Riau dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ke-IV PTKIN se-Sumatera yang diselenggarakan di Palembang.

Bersama Muhammad Habib Al Hazard, mahasiswa S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semester 3 asal Kabupaten Kampar, serta Dwi Sadiyyah Afifah, mahasiswi S1 Akuntansi semester 5 asal Kabupaten Siak, Ikhlash berhasil membawa Tim Fahmil Qur’an UIN Suska Riau meraih Juara 5 atau Harapan 2.

Tim tersebut berhasil melaju hingga babak semifinal setelah bersaing dengan peserta dari 22 PTKIN se-Sumatera.

“Alhamdulillah, dari 22 PTKIN se-Sumatera yang bertanding, kami berhasil menempati posisi lima besar di babak semifinal. Kami juga mohon maaf belum bisa memasuki tiga besar. Insya Allah, akan kita balas di tahun 2028 nanti,” ujar Ikhlash.

Ia menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, terutama kampus, pelatih, dosen, teman-teman, keluarga, serta doa orang tua dan guru-guru.

“Ini bukan hanya tentang prestasi pribadi. Ada nama kampus dan daerah yang ikut dibawa. Sebagai putra daerah, tentu ada keinginan untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Ajak Mahasiswa Kuansing Sama-Sama Belajar

Di balik capaian yang diraihnya, Ikhlash menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa asal Kabupaten Kuantan Singingi yang saat ini sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

Ia mengajak mahasiswa Kuansing untuk menjadikan masa pendidikan sebagai ruang untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri agar kelak dapat memberikan kontribusi bagi daerah.

“Untuk seluruh mahasiswa asal Kuansing di mana pun berada, mari sama-sama kita belajar dan memanfaatkan kesempatan yang kita miliki sebaik mungkin. Kita mungkin berada di tempat yang berbeda dan mengambil bidang ilmu yang berbeda, tetapi tujuan kita sama, yaitu mempersiapkan diri untuk memberikan sesuatu bagi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kesungguhan mahasiswa dalam menempuh pendidikan saat ini merupakan salah satu bentuk persiapan untuk membangun Kuantan Singingi di masa mendatang.

“Kesungguhan kita dalam belajar hari ini mudah-mudahan menjadi bekal untuk ikut membangun Kuantan Singingi setelah menyelesaikan pendidikan. Semoga nanti kita bisa kembali dengan membawa ilmu, pengalaman, dan kemampuan yang kita dapatkan selama menempuh pendidikan,” lanjutnya.

Ia berharap para mahasiswa asal Kuansing tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap daerah asal.

“Tidak harus semuanya menjadi orang hebat dalam bidang yang sama. Yang penting kita sungguh-sungguh dengan bidang masing-masing. Kalau setiap anak Kuansing belajar dan mempersiapkan diri dengan baik, insya Allah akan ada banyak hal yang bisa kita berikan untuk daerah,” katanya.

Ikhlash menutup pesannya dengan mengajak mahasiswa Kuansing untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan daerah.

“Mari sama-sama belajar, sama-sama berproses, dan sama-sama mempersiapkan diri. Setelah pendidikan selesai, mudah-mudahan kita bisa ikut membangun Kuantan Singingi. Semoga semangat kita sejalan dengan motto Kuantan Singingi, ‘Basatu Nagori Maju’,” tutupnya.

Bagi Ikhlash, tiga capaian yang diraih pada semester ketiganya bukanlah akhir perjalanan, melainkan bagian dari proses panjang untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Dari Kecamatan Inuman, ia membawa semangat sebagai putra daerah untuk terus belajar dan berproses di perantauan, dengan harapan suatu saat dapat kembali memberikan kontribusi bagi Kabupaten Kuantan Singingi.