Dari Rumah Lapuk Jadi Layak Huni, Ibu Suriati Terima Bantuan Yunanto Along dan Donatur

Rabu, 19 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Kepedulian dan gotong royong warga membawa perubahan bagi kehidupan Ibu Suriati (51), warga Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Rumah sederhana yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini telah selesai direnovasi dan kembali layak ditempati. Proses pembangunan tersebut hanya membutuhkan waktu tiga hari.

Sebelum direnovasi, kondisi rumah Suriati cukup memprihatinkan. Atap yang bocor hanya ditutupi plastik untuk menahan air hujan. Sementara itu, sejumlah bagian lantai papan telah lapuk akibat usia dan rayap.

Kondisi tersebut kemudian mengetuk kepedulian Anggota DPRD Inhil, Yunanto Along, bersama sejumlah yayasan sosial, paguyuban marga Tionghoa, relawan peduli kasih, para donatur, serta masyarakat setempat.

Mereka bergotong royong memperbaiki rumah tersebut hingga akhirnya dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Rabu (19/8/2026) sore menjadi momen haru bagi Suriati dan keluarganya. Rumah yang sebelumnya kurang layak ditempati kini telah berubah menjadi hunian yang lebih nyaman dan aman.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Yunanto Along dan rombongan. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ujar Suriati.

Yunanto Along mengatakan, selesainya pembangunan rumah tersebut bukan merupakan hasil kerja satu pihak. Menurutnya, rumah itu dapat berdiri berkat kepedulian dan dukungan berbagai pihak yang bersama-sama membantu keluarga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, proses pembangunan rumah sangat sederhana untuk Ibu Suriati dan keluarganya sudah selesai dalam waktu tiga hari. Ini semua berkat dukungan para donatur yang sangat dermawan dan murah hati,” ungkap Along.

Ia berharap rumah tersebut tidak hanya menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman, tetapi juga menjadi awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi Suriati dan keluarganya.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih yang tidak terhingga. Semoga ekonomi Ibu Suriati cepat bangkit dan semakin baik,” katanya.

Along juga menyampaikan apresiasi kepada warga Lorong Lestari yang turut membantu proses pembangunan, baik melalui tenaga maupun dukungan lainnya.

“Warga Lorong Lestari sangat kompak. Kami tentunya mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat,” tutup Along.

Bagi Suriati dan keluarganya, tiga hari tersebut menjadi waktu yang sangat berarti. Atap yang sebelumnya bocor dan hanya ditahan plastik, serta lantai papan yang mulai lapuk, kini telah berganti dengan rumah yang lebih layak untuk dihuni.

Kisah di Desa Belantaraya itu menunjukkan bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menghadirkan perubahan nyata. Sebuah rumah bukan hanya dibangun dengan kayu dan papan, tetapi juga dengan kepedulian, keikhlasan, serta kemauan untuk membantu sesama.