
BUALBUAL.com - Melihat maraknya kerusakan lingkungan juga Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Kec. Koto Gasib, Himpunan Pelajar Mahasiswa Koto Gasib (HPMKG) merespon dan mencoba untuk berkontribusi terhadap Penanggulangan, pencegahan hingga penanganan Kerusakan lingkungan dan Karhutla melalui edukasi kepada Pelajar dan Mahasiswa di Koto Gasib.
Atas dasar kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan dan masyarakat, HPMKG menggelar Seminar & Diskusi Publik yang mengangkat tema “Lindungi Diri, Jaga Bumi : Aksi Nyata dalam Hadapi Karhutla dan Perubahan Iklim” di Aula SMA Negeri 1 Koto Gasib (Jum’at, 23 Oktober 2026).
Dengan diisi oleh 3 Narasumber dari lembaga yang berbeda, kegiatan ini diharapkan mampu menimbulkan kesadaran bagi individu serta solusi sederhana yang mampu memberikan dampak nyata dalam upaya Pencegahan, Penanggulangan serta cara penanganan terhadap Pelestarian lingkungan dan Karhutla dilingkungan Kecamatan Koto Gasib diwaktu mendatang.
“Ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian kami terhadap isu lingkungan dan Kebakaran Hutan yang hari ini menimbulkan efek serius bagi masyarakat secara berulang. Hendaknya dari kegiatan ini muncul kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama untuk mencegah serta menjaga stabilitas ekologis dengan tidak merusak lingkungan dimulai dari hal kecil yang biasa dilakukan sehari-hari” tegas Yudhistira selaku Ketua Umum HPMKG pada sambutannya.
Yudhistira menilai, bahwa dampak yang besar dimulai dari konsistensi melakukan hal-hal kecil yang mampu menjawab tantangan ini, tentu dengan kolaborasi dari seluruh stakeholder dan masyarakat.
Seminar & Diskusi Publik ini di sampaikan oleh Sudarman, S.Sos sebagai Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Siak yang membidangi urusan Lingkungan. Said Muelegi Zeno, S.STP., M.Si selaku Camat Koto Gasib yang sebelumnya bertugas sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Aipda Ali Pardede, anggota Sat Reskrim Polsek mewakili Kapolsek Koto Gasib. Dan dipandu oleh Insyaher Fajri sebagai Moderator yang juga selaku Ketua Bidang Keagamaan Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Siak (IPMKS).
Acara yang di ikuti oleh -+600 pelajar juga Mahasiswa dan guru SMA 1 Koto Gasib itu sukses dilaksanakan dan berakhir dengan sesi tanya jawab untuk mengasah jiwa kritis Mahasiswa dan Pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut, juga untuk menjawab persoalan yang dihadapi dan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan Masker dari Camat Koto Gasib secara simbolis kepada peserta Seminar.