Darurat Udara! Warga Pekanbaru Diimbau Pakai Masker N95, PM2.5 Tembus Level Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada kategori tidak sehat akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (24/10/2026). Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker respirator N95 saat beraktivitas di luar rumah.

Berdasarkan data pemantauan IQAir pada pukul 10.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Pekanbaru tercatat mencapai 162 dengan PM2.5 sebagai polutan utama. Konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 71,5 mikrogram per meter kubik, yang berisiko masuk hingga ke bagian terdalam paru-paru.

Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

Selain itu, warga diminta menutup pintu dan jendela rumah apabila asap mulai masuk ke lingkungan tempat tinggal guna mengurangi paparan polusi dari luar.

Data pemantauan juga menunjukkan suhu udara di Pekanbaru sekitar 25 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 98 persen dan kecepatan angin sekitar 1 kilometer per jam.

Meski terdapat potensi hujan di beberapa wilayah, masyarakat diingatkan agar tidak lengah. Warga tetap diminta memantau perkembangan kualitas udara dan informasi cuaca secara berkala karena hujan belum tentu langsung memperbaiki kondisi udara secara signifikan.

Apabila mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya akibat paparan asap, masyarakat dianjurkan segera mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mencari pertolongan medis apabila kondisi memburuk.

Peningkatan kewaspadaan dan langkah pencegahan mandiri dinilai menjadi upaya penting untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan selama kualitas udara di Pekanbaru masih berada pada kategori tidak sehat.