
BUALBUAL.com - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FTK) UIN Suska Riau menyatakan komitmennya mengawal proses penanganan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus.
Ketua DEMA FTK Mahfiz menegaskan, pihaknya berkomitmen memastikan penanganan kasus berjalan secara bertanggung jawab, humanis, dan transparan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah kampus serta mendukung penegakan hukum yang adil.
Sebagai bentuk kepedulian, DEMA FTK turut mengawal terduga pelaku ke Polsek Binawidya guna memastikan proses hukum berlangsung tertib, aman, dan sesuai prosedur. Langkah tersebut disebut sebagai wujud dukungan mahasiswa terhadap penegakan hukum yang transparan.
Selain itu, DEMA FTK juga mendampingi korban untuk mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.
"Pendampingan dilakukan untuk memastikan korban memperoleh layanan kesehatan dan perlindungan yang layak," katanya, Jumat (27/2/2026).
Mahfiz menegaskan bahwa langkah yang diambil bukan sekadar respons situasional, melainkan bagian dari tanggung jawab organisasi mahasiswa dalam menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan tanpa memihak.
"DEMA FTK mengimbau seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga kondusivitas kampus, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan penyelesaian kasus kepada pihak berwenang," katanya.
Pihaknya berharap peristiwa ini menjadi refleksi bersama untuk memperkuat nilai persaudaraan, kedewasaan dalam bersikap, dan komitmen menyelesaikan persoalan melalui jalur yang bermartabat.