Di Balik Silaturahmi IMAM dan Wakil Bupati, Ada Harapan Besar untuk Mahasiswa Yatim

Minggu, 12 Juli 2026

BUALBUAL.com - Ikatan Mahasiswa Mandah (IMAM) Tembilahan melakukan silaturahmi dengan Wakil Bupati Indragiri Hilir, Hj. Yuliantini pada Sabtu (11/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di kediaman Wakil Bupati tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara organisasi mahasiswa dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus menyampaikan aspirasi terkait akses pendidikan bagi anak yatim piatu.

Silaturahmi dipimpin langsung oleh Ketua IMAM Tembilahan, Bima Restu, bersama jajaran pengurus. Dalam pertemuan tersebut, Bima menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi mahasiswa yang berstatus anak yatim piatu yang menghadapi kendala ekonomi dalam melanjutkan pendidikan, sementara mereka punya niat dan semangat untuk menuntut ilmu, tapi memiliki tantangan ekonomi yang sangat luar biasa, sementara mereka harus menghadapi masa depan.

Salah satu persoalan yang disampaikan adalah kondisi Kasmadi, seorang mahasiswa yatim yang saat ini sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Meski memiliki semangat untuk menyelesaikan studinya, keterbatasan ekonomi menjadi tantangan yang berpotensi menghambat proses perkuliahannya.

Sebagai Ketua IMAM Tembilahan, Bima Restu, berharap Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dapat memberikan perhatian terhadap mahasiswa yatim maupun anak-anak yatim piatu yang memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan, dan Kasmadi adalah salah satu contoh kasus saja, pungkasnya.

Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Kami berharap tidak ada generasi muda Indragiri Hilir yang harus menghentikan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi," ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Hj. Yuliantini, mengapresiasi kepedulian IMAM terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, masukan yang disampaikan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dikaji sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

Kondisi yang dialami Kasmadi menjadi masukan yang baik bagi pemerintah daerah. Kami akan berupaya mencari solusi terbaik sesuai dengan ketentuan dan kemampuan yang ada agar mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikannya," kata Yuliantini yang terkenal peduli dan ramah itu.

Melalui pertemuan tersebut, IMAM Tembilahan berharap sinergi antara organisasi mahasiswa dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus terjalin dalam mendorong pemerataan akses pendidikan. Organisasi tersebut juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap anak-anak yatim piatu dan mahasiswa kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan hingga tuntas.