Digerebek Polda Riau! Perempuan Terduga Pengedar Ditangkap, Ratusan Pil Diduga Ekstasi Disita

Jumat, 23 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Satresnarkoba Polres Rokan Hilir menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di kawasan Simpang Nella, Kepenghuluan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako, Rabu (21/10/2026).

Dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial S yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Dari lokasi, polisi menyita 233 butir pil yang diduga ekstasi, satu paket sabu seberat 95 gram, serta 34 kemasan yang diduga berisi etomidate.

Penggerebekan melibatkan sekitar 30 personel gabungan yang menyasar rumah yang diduga menjadi markas peredaran narkoba.

Selain narkotika, petugas turut mengamankan empat unit timbangan digital, ratusan plastik klip kosong, satu telepon genggam Android, sebuah kotak plastik hijau, serta uang tunai Rp4,5 juta yang diduga hasil transaksi narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas jaringan peredaran narkotika hingga ke akar.

“Melalui Operasi Sarang Narkoba, kami berupaya memberantas bandar dan memulihkan pengguna. Kami akan terus menggempur sarang-sarang narkoba yang ada di Riau melalui penindakan dan upaya pencegahan bersama masyarakat,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Meski hasil tes urine terhadap perempuan yang diamankan menunjukkan hasil negatif, penyidik tetap memproses hukum yang bersangkutan atas dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran narkotika.

Menurut Putu Yudha, seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. Polisi juga akan menelusuri asal-usul narkotika tersebut serta mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Operasi di lapangan dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polres Rokan Hilir Iptu Lukfi Nareri bersama Kanit II Opsnal Ipda Sopandra Sianturi. Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Polda Riau menegaskan akan terus meningkatkan penindakan terhadap kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba di seluruh wilayah Riau.

“Sesuai tagline kami, berantas bandar dan pulihkan pengguna. Kami akan menelusuri asal-usul barang ini dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang terlibat hingga ke akar-akarnya,” tegas Putu Yudha.