
BUALBUAL.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika dalam rangka Operasi Sarang Narkoba (OSN). Seorang pria berinisial I (40) yang merupakan residivis diamankan di Jalan Pangeran Hidayat, Gang Assalaam, Kecamatan Pekanbaru Kota.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita 10 paket kecil diduga sabu dengan berat kotor 2,14 gram serta uang tunai sebesar Rp102 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan dugaan aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti informasi itu, tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau yang dipimpin Kasubdit I Kompol Herman Pelani melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tersangka pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat membuang sebuah kotak korek api. Setelah diperiksa, di dalamnya ditemukan 10 paket sabu yang diduga siap diedarkan," ujar Putu.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka mengakui barang bukti tersebut merupakan miliknya.
Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap jaringan pemasok narkotika yang diduga terkait dengan tersangka.
Selain itu, polisi telah melakukan tes urine terhadap tersangka dan mengirimkan barang bukti ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Putu menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam memberantas peredaran narkoba sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto serta instruksi Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, sehingga upaya pemberantasan narkoba di Riau dapat berjalan lebih efektif.