Digerebek Polisi! 11 Pengguna Sabu dan 1 Terduga Pengedar Diciduk Sekaligus di Dumai

Minggu, 11 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Polres Dumai menggelar Operasi Sarang Narkoba secara serentak di sejumlah titik yang diduga rawan peredaran narkotika, Sabtu (10/10/2026) sore. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 12 orang di tiga lokasi berbeda. Sebelas di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine, sementara satu orang diduga berperan sebagai pengedar.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB itu dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Dumai, AKP Gus Purwantoro, dengan melibatkan 33 personel gabungan dari Satresnarkoba, Samapta, Intelkam, Dokkes, Provost, hingga Tim RAGA.

Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedi Setiawan menjelaskan, sebelum operasi dimulai seluruh personel mengikuti apel di Mapolres Dumai, kemudian bergerak menuju lokasi yang telah dipetakan sebagai kawasan rawan penyalahgunaan narkoba.

Adapun sasaran operasi berada di Jalan Cendrawasih, Jalan Rajawali, dan Jalan Jawa, Kelurahan Laksamana, Kota Dumai.

Dari hasil pemeriksaan, tiga orang diamankan di Jalan Cendrawasih, tujuh orang di Jalan Rajawali, serta dua orang di Jalan Jawa. Dari dua orang yang diamankan di Jalan Jawa, satu di antaranya diduga sebagai pengedar.

Polisi juga menyita barang bukti berupa satu paket kecil sabu seberat 0,40 gram, satu kaca pirek yang masih berisi sisa sabu, satu unit telepon genggam merek Redmi, serta satu bungkus plastik bening yang diduga digunakan untuk membungkus sabu.

Seluruh terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Dumai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kapolres, terhadap 11 orang yang positif menggunakan sabu akan diproses untuk menjalani rehabilitasi sesuai hasil asesmen. Sementara itu, satu orang yang diduga sebagai pengedar akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AKBP Fatikh Dedi Setiawan menegaskan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo kepada Kapolri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia guna menekan peredaran narkoba.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

"Pulihkan pengguna, berantas mata rantai bandar narkoba. Polisi bersama masyarakat," tegasnya.