
BUALBUAL.com - Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditangkap warga di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu malam (30/9/2026), ternyata diduga telah dua kali melakukan aksi serupa.
Terduga pelaku diketahui berinisial M.F (30). Berdasarkan keterangan dari Polsek Bonai Darussalam, M.F juga diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor di kawasan Trans Tripa, Desa Kasang Mungkal, pada Kamis (17/9/2026).
Dalam aksi di Trans Tripa, sepeda motor milik Dwi Cahya Saputra yang diparkir di teras rumah diduga dibawa kabur pelaku. Korban mengetahui kendaraan tersebut hilang saat hendak memasukkannya ke dalam rumah.
Berdasarkan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku saat itu diduga mengenakan pakaian berwarna biru, celana pendek, dan masker.
Pakaian yang disebutkan dalam rekaman CCTV tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan yang dikenakan M.F saat ditangkap warga di Desa Sontang. Hal ini kemudian membuat warga menduga pelaku merupakan orang yang sama.
Aksi di Desa Sontang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Bermula ketika seorang warga mendengar suara sepeda motor di depan rumahnya. Saat diperiksa, warga tersebut diduga mendapati adanya upaya pencurian sepeda motor.
Warga kemudian berteriak meminta bantuan. Terduga pelaku yang diduga panik melarikan diri ke arah Sungai Bigau menuju kawasan Kampung Baru.
Warga kemudian melakukan pengejaran dan mengepung terduga pelaku. Dalam upaya melarikan diri, M.F diduga nekat melompat dari Jembatan Bigau dan berusaha kabur dengan menyusuri aliran sungai.
Namun, pengejaran warga akhirnya membuahkan hasil. Terduga pelaku berhasil dievakuasi dari sungai dan selanjutnya diserahkan kepada Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.
Setelah diamankan, terduga pelaku juga dibawa ke Puskesmas Bonai untuk mendapatkan perawatan setelah mengalami luka akibat tindakan warga saat penangkapan.
Warga Desa Sontang mengaku resah dengan maraknya pencurian sepeda motor. Mereka berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Sumber: Tribun Pekanbaru