
BUALBUAL.com - Diblokirnya anggaran di Dinas PUPR-PKPP membuat aspirasi masyarakat di sejumlah daerah tidak terakomodir. Banyak aspirasi yang diserap oleh Anggota DPRD Riau namun tak dapat direalisasikan.
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Zulhendri, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan hearing dengan Dinas PUPR-PKPP Riau. Dalam pertemuan itu, pihaknya mendapatkan informasi bahwa anggaran kegiatan di dinas tersebut masih diblokir oleh BPKAD.
Mendengar hal itu, ia mengaku lesu karena tak adanya kegiatan yang berjalan. Apalagi aspirasi masyarakat yang sebelumnya sudah diserapnya melalui reses tidak terealisasi.
"Jadi, apa yang disampaikan Pak Kadis PUPR-PKPP ini lesu kita, ini karena dana tidak ada," ujar Zulhendri, Rabu (15/7/2026).
Berbeda dengan provinsi tetangga, kata Zulhendri, Sumatera Barat selalu mendapatkan anggaran yang besar dari Pemerintahan Pusat dan jalannya selalu bagus.
"Sumbar itu banyak dia mendapatkan karena banyak proyek strategis nasional, apakah kita tidak bisa seperti mereka," ucaphya.
Terlebih lagi, lanjut Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau itu, saat ini menerima aspirasi rakyat akan banyak beban dari masyarakat.
"Kami ingin ada pengakuan dari masyarakat biar kelihatan kami berbuat. Kami reses ditanya masyarakat, kami tidak berani reses kedua ditempat yang sama, karena yang diminta kemarin belum ada. Cacian yang kami dapat, ngapain kesini sementara yang kemarin belum ada membangun," ujar Zulhendri.