
BUALBUAL.com - Dinamika organisasi di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) meliputi wilayah provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi resmi berakhir. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar HMI Nomor: 054/A/KPTS/01/1448, yang menetapkan Givo Vrabora sebagai Ketua HMI Badko Sumbagteng periode 1447-1449 H/2025-2027 M.
Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Pengurus Besar HMI setelah melalui proses peninjauan kembali atas dinamika yang terjadi di tingkat cabang pada wilayah HMI Badko Sumbagteng. SK ini sekaligus membatalkan ketetapan sebelumnya dan menegaskan legalitas kepengurusan di bawah kepemimpinan Givo Vrabora.
Menanggapi penetapan ini, Givo Vrabora menyampaikan rasa syukur dan kesiapannya untuk menjalankan amanah organisasi. Ia menekankan bahwa berakhirnya dinamika ini menjadi momentum penting untuk melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi seluruh elemen HMI di wilayah HMI Badko Sumbagteng.
"Dinamika ini adalah bagian dari pendewasaan organisasi. Kini, saatnya kita mengakhiri seluruh perbedaan pandangan. Saya mengajak seluruh kader dan cabang-cabang di bawah naungan Badko Sumbagteng untuk merapatkan barisan," ujar Givo.
Lebih lanjut, Givo menegaskan bahwa fokus utama ke depan adalah penguatan agenda-agenda strategis HMI. Ia mengajak seluruh elemen untuk kembali bekerja keras mengawal proses perkaderan yang berkualitas dan memperkuat perjuangan HMI dan kembali pasa khittah perjuangan HMI.
"Mari kita kembali fokus pada agenda utama kita, yakni penguatan perkaderan dan perjuangan HMI. Tantangan ke depan masih sangat besar, dan kita membutuhkan soliditas serta sinergi yang kuat dari seluruh cabang untuk memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa," tutupnya.
Dengan terbitnya SK ini, Givo berharap seluruh Cabang maupun kader-kader di bawah naungan HMI Badko Sumatera Bagian Tengah dapat kembali bersatu dan merapatkan barisan karena masih banyak isu-isu kebangsaan yang perlu dikawal dan dituntaskan.