
BUALBUAL.com - Setelah melakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kecelakaan kapal pompong di Parit 11 Sungai Indragiri, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (24/11/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Korban bernama Zuhri bin Basri ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban pertama kali dilaporkan hilang pada Sabtu malam (22/11/2025) setelah perahu pompong yang ia kemudikan ditabrak sebuah speedboat saat dalam perjalanan menuju Tembilahan. Benturan keras membuat korban terpental ke sungai dan tidak terlihat kembali.
Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Inhil, Basarnas, TNI AL, Polairud, dan KSOP melakukan penyisiran menggunakan perahu motor dan pemantauan di sepanjang aliran Sungai Indragiri. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi yang diduga sebagai titik jatuhnya, yakni di sekitar Pelabuhan H. Hasan.
“Korban berhasil ditemukan pada pukul 14.20 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Tim langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga,” ujar seorang petugas BPBD Inhil.
Proses evakuasi berlangsung dengan kehati-hatian. Foto yang beredar memperlihatkan petugas Basarnas, BPBD, TNI AL, dan unsur kepolisian berada di atas perahu karet saat mengevakuasi jenazah, sementara warga terlihat menyaksikan dari tepi sungai.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ari Surya, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. “Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Operasi SAR resmi dihentikan setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan, termasuk identifikasi speedboat yang diduga menabrak korban. Masyarakat pun turut menyampaikan doa dan belasungkawa, berharap keluarga korban diberi ketabahan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan kasus kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut.