
BUALBUAL.com - Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) asal Sungai Guntung, Kateman, Inhil, mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu, 12 Oktober 2024, di Taman Karya, Pekanbaru. Salah satu dari mereka, Ahmad Khairul, kini dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di rumah sakit.
Ahmad Nursil Ashari, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kateman Pekanbaru (IPMK-Pekanbaru), menjelaskan kronologi kejadian. Keduanya berboncengan sepeda motor saat kecelakaan terjadi, dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
"Korban yang kritis adalah laki-laki, dan alhamdulillah dia sudah dirujuk ke RSUD Arifin Achmad," ungkap Ahmad pada Minggu, 13 Oktober 2024.
Ahmad juga mengungkapkan rasa syukur kepada calon Gubernur Riau, Abdul Wahid, yang memberikan bantuan cepat. Berkat dukungan beliau, kedua mahasiswa tersebut dapat segera mendapatkan penanganan medis meskipun menghadapi kesulitan dalam pembiayaan.
"BPJS menolak pembiayaan karena tidak berlaku, dan Jasa Raharja juga menolak santunan karena kecelakaan tunggal. Namun, alhamdulillah, berkat bantuan Pak Wahid, semua biaya pengobatan dua mahasiswa ini sudah ditanggungnya," jelas Ahmad.
Supar, orang tua Ahmad, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Abdul Wahid. Ia berharap agar kebaikan Wahid dibalas oleh Allah dan cita-citanya dikabulkan.
"Saya sangat berterima kasih atas bantuan Pak Wahid. Ini sangat membantu keluarga kami," ujar Supar.
Anggota DPRD Kampar dari PKB, Raja Reza Fakhlevi, juga memberikan apresiasi terhadap respons cepat Abdul Wahid dalam situasi darurat ini. Raja menilai kepedulian Wahid telah terbukti dalam berbagai musibah sebelumnya.
"Ini bukan kali pertama Pak Wahid memberikan bantuan. Dia selalu responsif terhadap yang membutuhkan, apalagi kepada dua mahasiswa IPMK ini, di mana Wahid pernah menjadi ketuanya," katanya.
Saat ini, salah satu mahasiswa telah dipindahkan ke RSUD Arifin Achmad untuk perawatan lebih lanjut. Raja menambahkan,
"Biayanya akan ditanggung oleh Oase melalui rekomendasi Pak Wahid."
Oase, atau Organisasi Aksi Sosial dan Ekonomi, berfungsi memberikan bantuan kesehatan kepada mahasiswa, termasuk pengobatan. Bantuan ini sejalan dengan program Abdul Wahid sebagai calon Gubernur Riau, di mana warga dapat berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP.