
BUALBUAL.com – Kabar duka menyelimuti dunia pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Salah seorang pemacu Jalur Toduang Hitam Dubalang Sakti asal Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Andan (51), meninggal dunia pada Senin (29/6/2026).
Informasi wafatnya Andan disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yulizar. Ia menyebutkan almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Teluk Kuantan setelah menjalani perawatan.
"Saat ini jenazah almarhum masih berada di RSUD Teluk Kuantan dan sedang dalam proses pemulangan ke rumah duka di Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang," ujar Yulizar.
Kepergian Andan menjadi kehilangan besar bagi keluarga, rekan-rekan satu jalur, serta masyarakat pecinta pacu jalur di Kuansing. Almarhum dikenal sebagai salah satu pemacu yang turut berkontribusi dalam menjaga tradisi dan semangat olahraga budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Yulizar mewakili pemerintah daerah berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Aamiin," tutupnya.
Wafatnya Andan meninggalkan duka mendalam bagi komunitas pacu jalur Kuansing yang selama ini dikenal memiliki ikatan persaudaraan yang kuat. Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.