
BUALBUAL.com - Polda Riau menuntaskan pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi tahap II yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dengan rampungnya pembangunan tersebut, total jembatan yang telah dibangun Polda Riau kini mencapai 110 unit di berbagai wilayah.
Penyelesaian puluhan jembatan itu menjadi kado Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Rencananya, seluruh jembatan akan diresmikan secara serentak oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Selasa, 7 Juli 2026.
Peresmian dipusatkan di Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Dumai Selatan. Jembatan yang menjadi lokasi utama peresmian menghubungkan Jalan Perintis RT 02, Kelurahan Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.
Sebelumnya, pada Jumat (3/7/2026), Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau langsung lokasi jembatan di Dumai. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan telah selesai dan jembatan siap dioperasikan sebelum diresmikan Kapolri.
Irjen Herry Heryawan mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya memperkuat konektivitas antarwilayah hingga ke tingkat desa.
Salah satu Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun berada di Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan. Jembatan ini memiliki sejarah panjang sebagai akses vital masyarakat.
Awalnya, jembatan tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada 2008. Beberapa tahun kemudian, pemerintah daerah melakukan renovasi untuk meningkatkan kapasitasnya. Namun, seiring berjalannya waktu, konstruksi berbahan kayu mengalami pelapukan sehingga dinilai tidak lagi aman digunakan.
Pada awal Juni 2026, Polda Riau bersama masyarakat melakukan renovasi total terhadap jembatan tersebut. Struktur utama yang sebelumnya menggunakan kayu diganti dengan material besi agar lebih kokoh, aman, dan memiliki daya tahan lebih lama.
Pembangunan jembatan diselesaikan dalam waktu 15 hari dengan melibatkan puluhan personel kepolisian bersama masyarakat.
Lurah Pekan Arba, Rahmad Hadi, SH., MH., mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Jalan Bersama dengan Jalan Patrawijaya.
"Jembatan penghubung antara Jalan Bersama dan Jalan Patrawijaya tersebut merupakan akses utama warga menuju Jalan Bersama, sekaligus akses menuju Kantor Lurah Pekan Arba," kata Rahmad Hadi, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, jembatan itu juga menjadi jalur penting bagi aktivitas pendidikan masyarakat. Setiap hari, jembatan tersebut dilalui para pelajar menuju sejumlah sekolah, di antaranya MIN Sabilal Muhtadin dan SD Negeri 008 Tembilahan Hulu.
"Dengan struktur baru berbahan besi, Jembatan Merah Putih kini siap menjamin keselamatan, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung aktivitas pelayanan publik dan pendidikan bagi masyarakat Kelurahan Pekan Arba secara berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tembilahan IPDA Ripal Indrawata selaku pelaksana pembangunan mengatakan proses pembangunan berlangsung selama 15 hari dengan melibatkan personel Polsek Tembilahan bersama berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan sebagai akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik warga.