
BUALBUAL.com - Kabar baik bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional mengalami penurunan cukup signifikan dalam sebulan terakhir. Dari sebelumnya sempat mencapai Rp40.000 per kilogram, kini harganya turun menjadi Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Penurunan harga tersebut dipicu melimpahnya pasokan ayam dari tingkat peternak dan distributor. Kondisi ini membuat harga jual di pasar ikut terkoreksi dan memberikan keuntungan bagi masyarakat yang berbelanja kebutuhan pangan.
Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Cik Puan, Kecamatan Sukajadi, Sri Arisma, mengatakan harga ayam saat ini berbeda berdasarkan ukuran dan bobotnya.
"Untuk ayam dengan ukuran besar, yaitu mulai dari dua kilogram ke atas, dijual seharga Rp25.000 per kilogram. Sementara untuk ayam ukuran kecil atau sekitar satu kilogram, harganya Rp30.000 per kilogram," ujar Sri saat ditemui, Jumat (30/10/2026).
Menurut Sri, melimpahnya stok dari distributor menjadi faktor utama turunnya harga ayam potong. Banyaknya pasokan di pasaran membuat pedagang menyesuaikan harga jual agar tetap menarik minat pembeli.
Dampak penurunan harga tersebut juga mulai dirasakan para pedagang. Jumlah masyarakat yang membeli ayam potong mengalami peningkatan dibandingkan saat harga masih tinggi.
"Adanya penurunan harga ini membuat jumlah pembeli meningkat hingga 15 persen," tambah Sri.
Meski harga saat ini relatif lebih terjangkau, Sri menyebutkan bahwa harga ayam potong masih berpotensi mengalami perubahan. Hal tersebut bergantung pada ketersediaan pasokan dari sentra produksi serta tingkat permintaan masyarakat.
Turunnya harga ayam potong ini menjadi kabar menggembirakan bagi warga Pekanbaru. Selain membantu menghemat pengeluaran rumah tangga, kondisi tersebut juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein hewani dengan harga yang lebih murah.