
BUALBUAL.com - Sebanyak 18 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih disiagakan di lokasi eks kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling.
Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, petugas belum ditarik dari lokasi. Mereka bersama personel gabungan dari TNI dan Polri masih melakukan pemantauan sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, mengatakan kondisi lahan bekas terbakar saat ini masih mengeluarkan asap tipis. Karena itu, petugas tetap disiagakan hingga kondisi lahan dipastikan benar-benar aman.
"Karena itu personel kita masih kita minta di lokasi, untuk mengantisipasi jika ada kebakaran lagi," kata Arliansyah, Ahad (27/9/26).
Menurutnya, proses pendinginan di lokasi terus dilakukan untuk memastikan bara api yang masih berada di dalam lahan tidak kembali memicu kebakaran. Kondisi tersebut juga terbantu oleh hujan yang mengguyur wilayah sekitar lokasi dalam beberapa hari terakhir.
Namun, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik panas yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran baru. Arliansyah mengatakan, penarikan personel dari lokasi belum dapat dipastikan waktunya. BPBD masih menunggu hingga kondisi lahan benar-benar padam dan tidak lagi mengeluarkan asap.
"Kita lihat berapa hari ke depan. Jika benar-benar lahan tak berasap lagi, kami akan tarik dari lokasi," ujarnya.
Hingga saat ini, 18 personel BPBD Inhil masih bertahan di lokasi bersama unsur TNI dan Polri. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar eks lokasi karhutla tidak kembali terbakar.