Forester Goes to School, Balai P2SDM Pekanbaru Edukasi 1.365 Siswa soal Lingkungan

Minggu, 16 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Balai P2SDM Wilayah II Pekanbaru berkolaborasi dengan SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru menginisiasi program strategis nasional bertajuk "Forester Goes to School", Ahad (16/8/2026).

Langkah ini merupakan perwujudan konkret dari komitmen pemerintah, dalam mengintegrasikan kesadaran ekologis dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

Program yang dipimpin oleh Kepala Balai P2SDM Wilayah II Pekanbaru, Manahan
Simangunsong, SHut MSc bersama Kepala SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, Slamet
Supriyadi, SPd  MSc. Kegiatan ini berfokus pada tiga pilar utama transformasi kehutanan, edukasi generasi muda, konservasi satwa, dan penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

Sebanyak 1.365 siswa dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat Pekanbaru, SMAN 11 Pekanbaru, SMAN 1 Ujungbatu, dan SMAN 2 Tandun, dilibatkan dalam diseminasi isu strategis kehutanan.

Inisiatif ini tidak hanya berhenti pada
diskursus, tetapi juga memanifestasikan aksi nyata melalui kegiatan konservasi di TWA Buluh China, yang mencakup kegiatan penanaman pohon, aksi bersih sampah, serta diskusi interaktif mengenai pelestarian satwa gajah.

Lebih lanjut, program ini menekankan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Bimtek Wirausaha Hijau bagi warga Kecamatan Tuah Madani.

Pelatihan pembuatan produk ecoprint dan olahan simplisia menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan hutan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Kepala SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru, Slamet Supriyadi, menegaskan bahwa
modernisasi pendidikan kehutanan adalah kunci.

"Melalui sinergi lintas sektor ini, kita
tidak hanya melestarikan ekosistem, namun juga mencetak generasi yang memiliki kompetensi global serta tanggung jawab moral terhadap kekayaan alam Indonesia," ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia,  kegiatan ini menjadi momentum penting bagi instansi kehutanan di Riau untuk terus
mengabdi dan memperkuat kolaborasi, memastikan bahwa nilai-nilai kemerdekaan
dirasakan melalui terjaganya hutan yang menjadi paru-paru dunia bagi masa depan bangsa.***