
BUALBUAL.com - Fraksi Partai Golkar tidak menghadiri Paripurna pengantar nota keuangan dan Ranperda Kabupaten Indragiri Hulu tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang digelar DPRD Inhu. Kondisi ini menyebabkan jadwal paripurna molor satu setengah jam dari jadwal yang telah ditetapkan. Akibat belum kuorumnya kehadiran para wakil rakyat.
Ketidakhadiran Fraksi Partai Golkar DPRD Inhu terlihat mencolok, sebab tidak seorang pun dari empat anggotanya yang terlihat hadir di tengah hajatan yang menyangkut kebutuhan rakyat.
Dari daftar absensi yang telah disediakan, untuk nama keempat anggota Fraksi Golkar DPRD Inhu terlihat kosong, tidak ditandatangani dan tidak ada keterangan apapun yang tertera di absensi tersebut.
Ketua DPD II Partai Golkar Inhu Arsadi yang juga anggota Fraksi Golkar DPRD Inhu saat dikonfirmasi, membantah adanya instruksi untuk memboikot atau untuk tidak menghadiri Paripurna itu.
“Tidak, tidak ada instruksi atau arahan itu. Ini hanya karena ada kegiatan lain saja yang kebetulan jadwalnya bersamaan. Seperti saya yang tidak dapat diwakili dalam kegiatan di Pekanbaru, besok saya sudah pulang,” tegas Arsadi kepada riauterkinicom, Kamis (24/9/26) melalui selulernya.
Sementara itu untuk mengetahui penyebab ketidakhadiran Fraksi Partai Golkar itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Inhu Hj. Risma Agustina belum dapat dihubungi. Bahkan pesan singkat konfirmasi melalui selulernya tak kunjung dibalas.
Dalam Paripurna itu, tidak hanya Fraksi Partai Golkar yang tidak hadir, sejumlah nama lainnya seperti Rahu Adi Nugraha, Suryan, Raja Hasnawi, Moch Rokhim, Mulyanto dan Martimbang Simbolon juga tidak terlihat menghadiri serta tidak menandabbtangani absensi yang telah disediakan serta tanpa adanya penjelasan.