Geger di TWA Dumai, Perempuan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun

Sabtu, 13 Juni 2026

BUALBUAL.com - Suasana tenang di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Dumai mendadak berubah mencekam setelah ditemukan jasad seorang perempuan dalam kondisi mengenaskan, Rabu (10/6/2026) petang.

Korban bernama Nursafika (30) ditemukan tak bernyawa di area kebun yang berada di Jalan Abdul Rabkhan, RT 015, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak di dekat sebuah pondok dengan kondisi penuh luka dan berlumuran darah.

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan korban tengah mengandung. Dugaan awal pun mengarah pada tindak kekerasan, bahkan muncul kecurigaan keterlibatan orang terdekat.

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga, Tarsiwan. Ia awalnya melihat keramaian di pinggir jalan saat melintas sekitar pukul 18.30 WIB. Karena penasaran, ia mendekat dan mendapati sosok perempuan sudah terbaring kaku sekitar 20 meter dari jalan utama.

Menyadari kondisi korban yang sudah tidak bernyawa, Tarsiwan segera meminta bantuan warga lain dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Tak lama berselang, aparat dari Polres Dumai bersama tim identifikasi dan INAFIS tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan mengungkap kronologi kejadian.

Dalam proses tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu. Di antaranya pakaian korban, sandal, serta tas yang berisi identitas diri.

Selain itu, beberapa senjata tajam juga ditemukan di sekitar lokasi, seperti parang, pisau kater, gunting, dan pisau dapur. Seluruh barang tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sekitar pukul 21.00 WIB, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Dumai untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi serta menelusuri seluruh bukti yang ditemukan.

“Proses penyelidikan masih berlangsung. Kami fokus mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian korban,” jelas Angga, Jumat (12/6/2026).

Ia menegaskan, hasil pemeriksaan medis akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan secara resmi penyebab kematian korban, sementara proses penyelidikan masih terus berjalan.