Golkar Riau Makin Gemuk! SF Hariyanto, Syamsuar hingga Tokoh Eks Partai Lain Masuk Kepengurusan

Sabtu, 25 Juli 2026

BUALBUAL.com - Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Yulisman, memastikan pelantikan kepengurusan DPD I Partai Golkar Riau periode 2025–2030 dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Pelantikan tersebut akan dilakukan langsung oleh pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Yulisman mengatakan seluruh susunan kepengurusan telah rampung. Namun, khusus untuk Dewan Pertimbangan Partai, penetapan nama-nama anggotanya menjadi kewenangan penuh DPP Partai Golkar.

"Dari beberapa nama yang diusulkan, DPP yang memutuskan siapa saja yang masuk Dewan Pertimbangan Partai," ujar Yulisman usai rapat pleno pengurus DPD I Golkar Riau di Pekanbaru, Kamis (23/7/2026) malam.

Ia mengungkapkan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang sebelumnya maju sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Riau, dipastikan masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Partai. Selain itu, mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Ketua DPD I Golkar Riau, Syamsuar, juga menjadi bagian dari dewan tersebut.

Tak hanya itu, Yulisman menyebut ada sejumlah tokoh yang sebelumnya berasal dari partai politik lain kini telah bergabung dengan Partai Golkar dan masuk dalam kepengurusan baru. Meski demikian, ia belum bersedia mengungkap identitas tokoh-tokoh tersebut.

"Ada juga yang sebelumnya dari partai lain dan sekarang bergabung dengan Partai Golkar. Ini terlihat dari yang hadir dalam pleno ini," katanya.

Menurut anggota DPR RI tersebut, komposisi kepengurusan DPD I Golkar Riau periode 2025–2030 telah mengakomodasi berbagai unsur, mulai dari kalangan senior hingga generasi muda. Seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD Riau juga masuk dalam struktur kepengurusan.

"Dari pengurus sudah tampak semua generasi dan unsur ada. Semua anggota fraksi juga masuk dalam kepengurusan Golkar Riau periode 2025–2030," ujarnya.

Yulisman berharap kepengurusan baru mampu memperkuat soliditas Partai Golkar di Provinsi Riau sekaligus mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.