Harga Kelapa Terjun Bebas, Bung Boboy Desak Pemerintah Pusat Segera Selamatkan Petani!

Rabu, 05 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Aktivis Kabupaten Indragiri Hilir, Saipudin Ikhwan, S.I.Kom., M.A. atau yang akrab disapa Bung Boboy, menilai anjloknya harga kelapa yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia harus segera direspons melalui kebijakan nasional yang berpihak kepada petani.

Menurutnya, persoalan ini tidak hanya dirasakan petani di Kabupaten Indragiri Hilir, tetapi juga di berbagai sentra produksi kelapa di Indonesia. Namun, dampaknya akan lebih berat bagi daerah yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor perkelapaan, seperti Indragiri Hilir.

"Pemerintah daerah bersama DPRD telah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat. Kini saatnya kebijakan nasional benar-benar hadir dan dirasakan oleh daerah-daerah sentra kelapa," ujar Bung Boboy.

Ia mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat di sektor perkelapaan. Meski demikian, menurutnya implementasi program tersebut perlu lebih tepat sasaran agar mampu menjawab persoalan yang dihadapi petani saat ini.

Sebagai bentuk solusi, Bung Boboy mengusulkan Tiga Agenda Nasional Penyelamatan Petani Kelapa, yaitu:

1. Membentuk skema perlindungan atau stabilisasi harga ketika harga kelapa mengalami penurunan tajam.

2. Mempercepat pembangunan industri hilirisasi di daerah sentra produksi agar nilai tambah komoditas kelapa dapat dinikmati masyarakat setempat.

3. Memperluas akses pasar, baik domestik maupun ekspor, sehingga hasil panen petani memiliki kepastian penyerapan dan daya saing yang lebih baik.

Selain itu, ia berharap anggota DPRD Provinsi Riau dan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau terus mengawal aspirasi masyarakat agar menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Yang dibutuhkan petani bukan sekadar solusi sesaat, tetapi kebijakan yang mampu memperkuat sektor perkelapaan Indonesia dalam jangka panjang. Kelapa merupakan komoditas strategis nasional, sehingga kesejahteraan petaninya juga harus menjadi perhatian nasional," pungkasnya.