Harga Sawit Riau Anjlok Lagi! TBS Petani Kini Tinggal Rp3.603/Kg

Selasa, 13 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali turun pada periode 14-20 Oktober 2026.

Penurunan ini terjadi setelah harga jual minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) sama-sama melemah. Bahkan, harga kernel turun lebih dari Rp1.200 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.

"Harga untuk kelompok umur 9 tahun berkurang Rp129,82 per kilogram atau 3,48 persen menjadi Rp3.603,92 per kilogram," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Defris Hatmaja, Selasa (13/10/2026).

Defris menyebut penurunan harga kedua komoditas tersebut menjadi faktor utama turunnya harga TBS pekan ini.

“Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga cpo dan kernel,” sebutnya.

Dalam rapat penetapan harga pada Selasa (13/10/2026), tim menetapkan harga penjualan CPO turun Rp341,24 per kilogram. Sementara itu, harga kernel merosot Rp1.228,39 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan hasil penetapan, harga CPO yang digunakan dalam perhitungan TBS tercatat Rp14.722,29 per kilogram, sedangkan harga kernel Rp12.344,61 per kilogram. Indeks K yang digunakan sebesar 93,30 persen, dengan harga cangkang Rp24,65 per kilogram dan BOTL 0,61 persen.

Data penjualan perusahaan turut memperlihatkan pelemahan harga. PT Inecda mencatat harga CPO turun Rp245 per kilogram, dari Rp15.082 menjadi Rp14.837 per kilogram. Harga kernel perusahaan itu juga turun Rp861 per kilogram, dari Rp13.573 menjadi Rp12.712 per kilogram.

Sementara itu, PT Indomakmur Sawit Berjaya mencatat harga CPO Rp14.625 per kilogram dan kernel Rp12.250 per kilogram. PT Serikat Putra Lubuk Raja di Pelalawan serta PT Indriplant Napal di Indragiri Hulu masing-masing mencatat harga kernel Rp12.000 per kilogram.

Untuk sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, penetapan harga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16. Harga CPO dan kernel menggunakan harga rata-rata tim, sedangkan jika terkena validasi dua, digunakan harga rata-rata KPBN.

Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp14.719,20 per kilogram dan kernel Rp12.323 per kilogram.

Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga menyatakan terus melakukan perbaikan tata kelola agar penentuan harga TBS sesuai regulasi dan memberikan keadilan bagi pihak yang bermitra. Upaya tersebut juga didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, dengan harapan dapat berimbas pada peningkatan pendapatan petani.

Untuk periode 14-20 Oktober 2026, harga TBS mitra swadaya ditetapkan Rp2.786,13 per kilogram untuk umur 3 tahun, Rp3.110,23 untuk umur 4 tahun, Rp3.340,80 untuk umur 5 tahun, dan Rp3.470,44 untuk umur 6 tahun.

Selanjutnya, harga TBS umur 7 tahun ditetapkan Rp3.548,37 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.591,66, umur 9 tahun Rp3.603,92, dan umur 10-20 tahun Rp3.565,06 per kilogram.

Untuk umur 21 tahun, harga ditetapkan Rp3.503,74 per kilogram; umur 22 tahun Rp3.433,47; umur 23 tahun Rp3.353,59; umur 24 tahun Rp3.293,15; umur 25 tahun Rp3.243,48; umur 26 tahun Rp3.225,63; umur 27 tahun Rp3.197,93; umur 28 tahun Rp3.145,52; umur 29 tahun Rp3.107,06; dan umur 30 tahun Rp3.019,16 per kilogram.

Penetapan harga tersebut mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra. Harga tersebut berlaku selama satu pekan, mulai Rabu, 14 Oktober hingga Selasa, 20 Oktober 2026.