
BUALBUAL.com - Setelah resmi diangkat sebagai Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (26/5/2026), Dr. H. Muhammad Haris Kampai langsung menggelar rapat internal perdana di Kantor SPR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (29/5/2026).
Dalam rapat tersebut, Haris Kampai menegaskan pentingnya konsolidasi internal guna menciptakan manajemen yang bersih, transparan, dan profesional. Menurutnya, seluruh jajaran harus bekerja dalam satu arah dengan mengesampingkan kepentingan kelompok maupun individu demi kemajuan perusahaan.
Ia menargetkan SPR tidak hanya menjadi penyumbang pendapatan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Riau serta berkembang menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkelas.
"Saya tidak ingin di bawah kepemimpinan saya muncul kelompok-kelompok tertentu di SPR. Kita harus kompak dan bekerja bersama-sama untuk membangun perusahaan ini," tegas Haris di hadapan puluhan karyawan dan tim yang akan menjadi bagian dari SPR ke depan.
Haris mengakui bahwa membenahi SPR bukanlah tugas yang ringan. Namun, putra Pulau Jambu, Air Tiris, Kabupaten Kampar itu meyakini seluruh tantangan dapat diselesaikan apabila dikerjakan secara bersama-sama sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
"Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Yang penting kita kompak, saling bahu-membahu, dan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Haris juga menyampaikan terima kasih kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin SPR.
Ia berkomitmen mengembangkan dan meningkatkan kinerja usaha perusahaan agar SPR menjadi salah satu BUMD penyumbang terbesar bagi APBD sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Riau.
"Kita akan jadikan SPR sebagai BUMD yang berkelas," kata Haris.
Sebagaimana diketahui, selain mengangkat Dr. Muhammad Haris Kampai sebagai Direktur, RUPS juga menetapkan Sri Irianto sebagai Komisaris PT SPR.