
BUALBUAL.com - Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keributan yang terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau.
Dalam konferensi pers, Jumat (17/7/2026), Kaderismanto menjelaskan bahwa saat insiden terjadi, Banggar sedang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, bukan pembahasan anggaran.
Ia menegaskan, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang diajukan Pemerintah Provinsi Riau bahkan belum dimulai.
"Rapat Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas KUA-PPAS 2027 baru akan kami agendakan pada pekan depan," ujar Kaderismanto.
Menurutnya, keributan yang terjadi sama sekali tidak berkaitan dengan substansi pembahasan Banggar maupun TAPD. Insiden tersebut dipicu oleh pernyataan salah seorang anggota DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, yang dinilai menyinggung Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan, secara pribadi.
"Substansi pembahasan Banggar dan TAPD sama sekali tidak menjadi penyebab keributan. Persoalan muncul karena adanya penyampaian yang menyinggung secara personal," jelasnya.
Kaderismanto mengatakan, persoalan yang melibatkan Indra Gunawan Eet dan Parisman Ihwan akan diselesaikan melalui mekanisme internal DPRD sesuai Tata Tertib yang berlaku.
"Ini merupakan persoalan kesalahpahaman antara dua anggota DPRD. Badan Kehormatan akan melakukan proses sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Selain itu, pimpinan DPRD Riau juga akan memfasilitasi upaya perdamaian antara kedua anggota dewan tersebut.
"Keduanya adalah sahabat kita. Kami akan memfasilitasi proses perdamaian. Kemarin kesalahpahaman semakin meruncing hingga terjadi bentrokan. Kami tidak mengetahui apakah massa datang sendiri atau dibawa," tutup Kaderismanto.