Helwin Yunus Diusulkan Jadi Dirut BRK Syariah, Ini Susunan Calon Komisaris dan Direksi

Senin, 05 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah menyepakati sejumlah nama calon komisaris dan direksi hasil proses seleksi.

RUPS-LB tersebut digelar secara tertutup di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (28/9/2026).

Rapat dihadiri para pemegang saham, termasuk kepala daerah di Provinsi Riau serta perwakilan pemegang saham dari Provinsi Kepulauan Riau.

Usai rapat, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan seluruh pemegang saham telah menerima dan menyepakati hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia seleksi.

"Alhamdulillah, kita baru saja melaksanakan RUPS. Hasil seleksi dari tim pansel sudah disampaikan dan sudah kita sepakati oleh seluruh pemegang saham, bupati dan wali kota di Riau, termasuk Gubernur Kepri. Jadi, sudah clear semua," ujar SF Hariyanto.

Meski telah disepakati dalam RUPS-LB, nama-nama tersebut belum otomatis menjabat sebagai komisaris maupun direksi. Selanjutnya, nama calon akan diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalani proses penetapan.

"Namanya sudah kita usulkan ke OJK, masing-masing satu nama. Proses selanjutnya ada di OJK untuk penetapannya," kata SF Hariyanto.

Namun, SF Hariyanto enggan menyebutkan nama-nama calon yang telah diusulkan. Ia mengaku lupa ketika ditanya mengenai susunan calon tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat sejumlah nama yang disepakati dalam RUPS-LB untuk mengisi jajaran komisaris dan direksi BRK Syariah.

Untuk posisi Komisaris Utama, nama Indra, SE diusulkan. Saat ini, Indra menjabat sebagai Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau sekaligus Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau.

Sementara itu, dua nama disebut masuk dalam susunan calon Komisaris Independen, yakni Arieta Aryanti PL dan Wachyono.

Pada jajaran direksi, Helwin Yunus diusulkan sebagai Direktur Utama BRK Syariah. Helwin sebelumnya juga pernah menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Utama BRK Syariah.

Kemudian, Ashari diusulkan sebagai Direktur Operasional, sedangkan Muhammad Nanang diusulkan sebagai Direktur Kepatuhan.

Untuk posisi Direktur Dana dan Jasa, RUPS-LB kali ini belum mengajukan calon kepada OJK.

Seluruh nama tersebut masih harus melalui tahapan dan proses penetapan oleh OJK sebelum dapat menjalankan jabatan secara definitif.